Bentuk dan Contoh Kalimat Imperatif

Contoh Kalimat Imperatif – Kalimat Imperatif adalah suatu kalimat yang memiliki makna suatu perintah ataupun ajakan. Pada penulisannya, kalimat imperatif memiliki ciri adanya tanda seru (!) pada akhir kalimat. Selain itu ada beberapa ciri umum pada kalimat imperatif ini, diantaranya;

  • Adanya penekanan dalam bentuk intonasi tinggi pada awal kalimat (kata kerja) dan intonasi rendah di akhir kalimat. Namun dalam konteks tertentu, ada pula yang dilafalkan secara datar.
  • Terdapat partikel (menghaluskan atau menegaskan) dan kata kerja atau perintah semisal permintaan, pelarangan, ajakan ataupun harapan.
  • Memiliki susunan kalimat inversi (tidak selalu menggunakan predikat-subjek).
  • Pelaku tindakan tidak selalu diungkap.
Contoh Kalimat Imperatif
Contoh Kalimat Imperatif

Bentuk Kalimat Imperatif

Kalimat Imperatif dibagi menjadi 7 jenis yang memiliki ciri sendiri-sendiri. Berikut JadiJuara jabarkan penjelasan singkat tentang kalimat imperatif beserta contohnya;

1. Imperatif Intransitif atau Taktransitif

Adalah kalimat imperatif yang yang berupa kalimat pernyataan yang tersusun atas kelompok kata antara lain kata dasar, kata kerja dasar ataupun kata sifat. Umumnya kata-kata tersebut menggunakan awalan meng-, ber-, atau kata depan.

Contoh Kalimat Imperatif Intransitif
  • Pergilah ke kantor!
  • Semua duduk yang rapi!
  • Keluarlah dari tenda!
  • Ambillah cuti beberapa hari!
  • Jangan berisik!
  • Kamu berdiri !
  • Diam semuanya !
  • Kamu Masuk !
  • Kamu menghapus papan tulis !
  • Diam !
  • Kamu keluar !
  • Kamu Duduk !
  • Kamu baris yang rapih !
  • Tenang !
  • Kamu berlari 5 kali !

2. Imperatif Transitif

Merupakan kalimat imperatif yang memiliki predikat verba transitif mirip dengan struktur deklarasi pasif.

Contoh Kalimat Imperatif Transitif
  • Ambil semua yang ada di brankas!
  • Perbaiki TV usang ini!
  • Tulis tiap kata yang aku ucap!
  • Belikan anakmu baju baru!
  • Bawalah pekerjaanmu besok!
  • Ambil semua barang yang kau inginkan dari rumah ini!
  • Tutupilah terus kesalahan yang telah anakmu perbuat!
  • Bawalah hasil pekerjaanmu esok pagi sebelum pergi ke kantor!
  • Angkatlah semua koper dan tas itu ke dalam rumah!
  • Buka pintu itu!
  • Perbaiki sepeda yang rusak itu!
  • Ubah semua perlakuan kasarmu itu sebelum semua terlambat!
  • Carilah pekerjaan yang membuatmu nyaman, bukan yang membuatmu tertekan!
  • Belikanlah kado ulang tahun untuk ibumu walaupun hanya satu kali!
  • Hapus semua tulisan di papan itu sekarang!
  • Berikan resep ini ke pasien yang berdiri di pintu itu!
  • Kirimkan paket ini ke alamat yang tertera di bagian atas paket!
  • Bukalah matamu lebar-lebar dalam menghadapi permasalahan ini!
  • Nyanyikan sebuah lagu agar aku cepat terlelap!
  • Tuliskan setiap kata yang aku ucapkan!
  • Potonglah tali yang mengikat bungkusan misterius itu!
  • Lupakanlah kesedihan yang telah berlalu!
  • Sebutkan hal-hal yang membuatmu senang dan gembira!
  • Jelaskan jawaban akhirmu dari setiap soal ujian ini!
  • Bersihkan noda kunyit yang menempel di bajumu sebelum terlihat oleh Ibu guru!
  • Sobeklah surat kaleng ini sebelum semua orang ketakutan!

3. Imperatif Halus

Jenis kalimat imperatif yang menggunakan kosakata lebih halus (sopan) seperti mari, coba, tolong, sekiranya, silakan.

Contoh Kalimat Imperatif Halus
  • Silakan ambil nomor antrian!
  • Tolong ambilkan minum!
  • Cobalah cicipi resep baru restoran ini!
  • Tolong sampaikan terima kasihku pada ayahmu!
  • Mari kita mulai pertemuan ini!
  • Tolonglah aku dalam mengumpulkan dana sumbangan untuk para korban bencana banjir bandang di Bima, NTB!
  • Tolong sampaikan kepada teman-teman semua permintaan maaf dariku sebesar-besarnya!
  • Tolong lengkapi dan sempurnakan semua tugas yang dibebankan kepadamu!
  • Sudilah Anda membuka peresmian butik hijab syar’i ini!
  • Silakan Anda kembali lagi esok hari dengan membawa semua persyaratan yang diminta!
  • Sudilah kiranya semua masyarakat saling tolong menolong satu sama lain!
  • Tolong angkat semua pakaianku sebelum semua basah terkeba air hujan.
  • Tolonglah ampuni semua kesalahan aku selama ini!
  • Coba sejenak kamu luangkan waktu untuk dirimu sendiri!

4. Imperatif Permintaan

Jenis kalimat imperatif yang yang dapat dipakai sebagai suatu ungkapan permintaan. Kalimat ini umumnya ditandai oleh kata mohon ataupun minta.

Contoh Kalimat Imperatif Permintaan
  • Saya minta Anda kembalikan koleksi ke tempatnya!
  • Mohon hadir dalam rapat wali murid besok!
  • Mintalah izin pada orang tuamu dulu!
  • Mohon dimaafkan semua kesalahan beliau!
  • Berusahalah agar tidak terlambat lagi!
  • Mohon perhatian hadirin sekalian!
  • Mohon untuk tidak meninggalkan sampah di area masjid!
  • Mintalah maaf ke ibumu sebelum semua terlambat!
  • Mintalah bukti pembayaran setiap kali bertransaksi!
  • Ambilkan Ibu semua sayur yang ada di motor!
  • Berusahalah sendiri!
  • Gunakanlah helm sampai bunyi klik!
  • Berdoalah sebelum belajar!
  • Belajarlah dengan giat untuk meraih cita-citamu!
  • Cabut semua rumput liar itu sekarang!
  • Tunggulah sampai hujan reda!
  • Patuhilah setiap aturan berkendara di jalanan!
  • Jaga kesehatanmu selama di perantauan!

5. Imperatif Larangan

Kalimat imperatif yang bermaksud memberikan pelarangan. Kalimat imperatif ini biasanya menggunakan kata jangan(lah) atau dilarang.

Contoh Kalimat Imperatif Larangan
  • Janganlah suka menunda pekerjaan!
  • Jangan membuang sampah sembarangan!
  • Dilarang parkir di depan gerbang!
  • Dilarang berjalan di atas rumput!
  • Dilarang merokok!
  • Jangan berbicara dengan nada ketus kepada orang lain!
  • Dilarang membuang sampah di area ini!
  • Jangan mengganggu anjing yang sedang tidur!
  • Janganlah mengotori serambi masjid!
  • Jangan beranjak sejengkalpun dari sini!
  • Janganlah kau perhatikan emosi orang itu!

6. Imperatif Seruan dan Harapan

Jenis kalimat imperatif untuk mengajak atau berisi harapan. Biasanya diawali dengan kata harap, mari(lah), ayo(lah) ataupun hendaknya.

Contoh Kalimat Imperatif Harapan
  • Mari mengenang jasa para pahlawan!
  • Ayo kita berangkat sekolah!
  • Hendaknya kita sabar mengantre!
  • Harap masuk secara tertib!
  • Marilah saling pengertian dengan sesama!
  • Marilah kita peduli terhadap sesama!
  • Ayo sukseskan program Keluarga Berencana!
  • Hendaknya setiap orang dapat saling bertoleransi!
  • Mari kita pergi bersama!
  • Ayolah ikut bersama kami!
  • Marilah kita semua saling memaafkan!

7. Imperatif Pembiaran

Kalimat imperatif ini bertujuan agar lawan bicara tidak melarang atau membiarkan apa yang akan dilakukan pembicara. Kalimat ini menggunakan kata biar(kan) atau biar(lah). Selain itu, kalimat imperatif ini juga bisa bermaknsa meminta atau menyuruh seseorang untuk membiarkan suatu hal terjadi. Maksud dari pembiaran yang dimaksud dalam penjelasan ini adalah meminta ijin untuk tak dihalangi.

Contoh Kalimat Imperatif Pembiaran
  • Biarkanlah pembangunan gedung itu selesai dulu!
  • Biarkan meja itu tetap di situ!
  • Biarlah mereka pergi mernatau!
  • Biar saja dia mencobanya!
  • Biarkan saja semua orang tahu kenyatannya!
  • Biarkanlah aku pergi!
  • Biarlah aku yang menanggung semua ini!
  • Biarkan dia berbuat sesuka hatinya!
  • Biarkanlah ia berlari ke arahmu!
  • Biarkan semua orang tahu kebenarannya!

Demikian penjelasan singkat tentang kalimat imperatif beserta contohnya agar memudahkan Anda untuk mengenali dan menggunakannya sesuai dengan konteks yang mengikuti penggunaannya. Semoga dengan beberapa Contoh Kalimat Imperatif di atas bisa membuat adik-adik semakin paham dengan kalimat imperatif. Jangan lewatkan juga: Pengertian, Jenis, Ciri dan Contoh Kalimat Pasif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *