Paragraf Narasi: Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh

Halo sobar Juara dimanapun anda berada, kali ini kita akan membahas mengenai materi bahasa Indonesia, yaitu tentang paragraf Narasi.

Apa itu paragraf nasari, apa saja ciri-cirinya, berapa macam jenis paragraf ini? Adakah contoh paragraf yang bisa dipelajari?

Paragraf Narasi
Paragraf Narasi

Materi Paragraf Narasi

Nah, kali ini kita akan kupas tuntas materi tersebut. Mari kita mulai dari definisi paragraf narasi. Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak pada penjelasan berikut ini:

Pengertian Paragraf Narasi

Nah, pertama kita ulas apa itu narasi?

Dari wikipedia dijelaskan bahwa narasi adalah merupakan jenis pengembangan paragraf pada sebuah tulisan yang rangkaian peristiwanya dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

Pengertian paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan tentang terjadinya sebuah peristiwa yang berlangsung berdasarkan kronologi atau urutan waktu.

Mengenai peristiwanya bisa hanya merupakan cerita fiksi (khalayan saja) bisa juga merupakan cerita nyata (non fiksi). Sehingga pembaca ketika membacanya akan merasa seolah-oleh sedang mengalami peristiwa tersebut. Beberapa jenis bentuk karangan narasi seperti cerpen, novel, biografi, roman dll

Penulisan paragraf ini memiliki tujuan untuk menceritakan suatu hal juga bisa untuk menghibur dengan memberikan pengalaman estetis kepada pembacanya. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama.

Tujuan Paragran Narasi

Sebagaimana yang sudah disinggung sedikit, adapun tujuan dari paragraf ini adalah untuk:

  • Memberikan informasi dan memperluas pengetahuan.
  • Memberikan pengalaman estetis kepada pembaca.
  • Menghibur pembaca.

Ciri-ciri Paragraf Narasi

Untuk lebih jelasnya, anda harus mengetahui apa saja ciri-ciri paragraf narasi itu, berikut ini beberapa diantaranya:

  • Ciri yang pertama adalah terdapat unsur utama, seperti alur/plot, tokoh, konflik, latar.
  • Cerita ini ditulis berdasarkan sudut pandang penulis.
  • Isi tentang pengalaman penulis.
  • Ada unsur rangkaian waktu dan informasi.
  • Paragraf ini lebih menonjolkan unsur tindakan dan perbuatan.
  • Memiliki latar suasana, tempat dan waktu.
  • Di dalam alurnya terdapat tokoh dan perwatakan yang jelas.
  • Paragraf ini juga mempunyai nilai estetika. Penulis biasanya akan menuangkan pikiran mereka  secara bebas sehingga mereka akan lebih kreatif dalam menentukan pilihan kata, hal ini tentu akan membuat isi dari paragraf atau cerita menjadi lebih indah dan memiliki nilai estetika.
  • Memiliki alur yang jelas, seperti orientasi, klimaks dan menyelesaikan masalah
  • Di dalam paragraf kita akan menjumpai cukup banyak kalimat langsung.
  • Terakhir, paragraf ini juga menggunakan urutan waktu dan tempat yang saling berhubungan.

Sementara menurut Gorys Keraf (2000:136), paragraf narasi memiliki ciri-ciri seperti:

  • Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.
  • Dirangkai dalam urutan waktu.
  • Berusaha menjawab pertanyaan “apa yang terjadi?”
  • Ada konfliks.

Menurut Atar Semi (2003: 31), paragraf narasi memiliki ciri-ciri berikut ini:

  • Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis.
  • Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya.
  • Berdasarkan konfiks, karena tanpa konfiks biasanya narasi tidak menarik.
  • Memiliki nilai estetika.
  • Menekankan susunan secara kronologis.

Baca juga: Pengertian Teks Eksplanasi

Cara Membuat Paragraf Narasi

Anda tertarik untuk membuat paragraf ini? Jika iya, maka selanjutnya, mari kita bahasa bagaimana cara membuat paragraf narasi ini? Berikut ini panduannya untuk anda:

  • Pertama, kita harus menetapkan tema serta pesan yang hendak disampaikan.
  • Tentukan siapa target pembaca
  • Membuat rancangan isi paragraf yang hendak disampaikan
  • Membuat judul yang sangat menarik
  • Rancang tokoh serta alur ceritanya.
  • Cara referensi bisa berupa buku, acara televisi, artikel-artikel di internet, dll
  • Membuat dan mengembangkan kerangka tulisan.
  • Menggunakan alur yang tepat dalam mengembangkan tulisan.

Jenis Paragraf Narasi

Apa saja jenis paragraf naras ini? Dari Wikipedia Bahasa Indonesia diketahui bahwa, paragraf narasi ini memiliki 4 jenis, yaitu Narasi informatif, Narasi ekspositorik, Narasi artistik dan terakhir Narasi sugestif. Apa saja pengertian paragraf tersebut? Serta bagaimana cotohnya? Berikut ini kami sajikan untuk anda:

1. Narasi informatif

Untuk paragraf narasi jenis informatif ini merupakan paragraf narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.

2. Narasi ekspositorik

Sementara untuk jenis ekspositorik ini adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.

Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya.

Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositorik. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif.

3. Narasi artistik

Sementara narasi artistik ini merupakan jenis narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.

Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsur sugestif atau bersifat objektif.

4. Narasi sugestif

Terakhir, narasi jenis sugestif ini merupakan narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.

Baca juga: Teks Prosedur Kompleks

Contoh Paragraf Narasi

Berikut ini contoh-contoh paragraf narasi yang bisa anda pelajari yang kami ambil dari berbagai sumber:

1. Narasi Sugestif

Contoh singkat paragraf narasi sugestif:

Aku sedang berenang. Hingga kutemui dia telat walau hanya 10 menit dari jadwal. Setelah bertemu, aku dan dia berenang bersama. Melakukan berbagai gaya yang kami bisa, dan berlatih gaya-gaya renang yang belum dikuasai. Lalu kutatap wajahnya dan senyum nya yang memikat hati. Pada akhirnya aku mulai mulai salah tingkah dan hati ini pun berdebar-debar.


Contoh Lainnya

Patih Gajah Mada menghunuskan pedangnya ke arah Raden Perkoso. Melihat apa yang dilakukan Patih Gajah Mada, Raden Perkoso juga mengeluarkan pedang yang berada di punggungnya. Tanpa banyak bicara Patih Perkoso langsung berlari menuju Patih Gajah Mada. Lalu dia mengayunkan pedangnya ke arah kepala Patih Gajah Mada namun meleset. Patih Gajah Mada yang berhasil menghindar mencoba untuk menyerang balik Raden perkoso.


Dia menerjang Raden Perkoso tepat di dadanya. Raden Perkoso pun terpental dan pedangnya jatuh ke tanah. Dengan cepat Raden Perkoso bangkit dan mengambil pedangnya kembali. Pertarungan antara 2 patih terhebat itu kembali berlangsung. Mereka saling serang selama 2 hari 2 malam hingga akhirnya Patih Gajah Mada memenangkan pertarungan itu dan Patih Raden Perkoso tewas.

2. Paragraf Narasi Ekspositoris

Contoh singkat paragraf narasi ekspositoris:

Berternak ayam tidak sesulit yang dibayangkan, peternak yang baru berniat beternak ayam, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu membuat kandang ayam sesuai dengan perkiraan/kebutuhan. Pembuatan kandang ayam sebaiknya diberi lampu guna menghangatkan suhu tubuh ayam. Kemudian setelah itu membeli ayam jantan 2 ekor dan betina 6 ekor. Pastikan ayam diberi makan secara teratur agar tidak mudah terkena penyakit dan rutin lah dalam membersihkan kandang.


Contoh Lainnya

Anjar Nugraha lahir dari sebuah keluarga yang miskin pada tanggal 17 Januari 1993. Ayahnya hanyalah seorang buruh tani dan ibunya tidak bekerja. Meskipun dia anak yang miskin, Anjar memiliki semangat yang besar untuk merubah nasibnya. Dia juga merupakan anak yang pintar di sekolahnya. Anjar menempuh pendidikan dasarnya di SD Impress di sebuah desa terpencil. Pada umumnya, anak-anak di kampungnya langsung berkerja setelah lulus dari sekolah dasar.


Namun Anjar berbeda, dia memiliki keinginan yang kuat untuk melanjutkan pendidikannya. Kemudian dia belajar di SMP N 30 yang letaknya jauh dari desanya. Anjar bahkan harus berjalan kaki selama 3 jam untuk sampai di sekolah. Walaupun dia tetap bersekolah, dia juga selalu membantu ayahnya untuk mendapatkan uang seperti berjualan dan menjadi kuli panggul di pasar. Setelah lulus SMP dia hampir tidak bisa melanjutkan pendidikannya di SMA. Beruntung seorang gurunya mau menyekolahkannya di SMA berkat keinginannya yang kuat dan prestasi belajarnya. Setelah lulus dari SMA dia mendapatkan beasisiwa untuk kuliah di Universitas Indonesia. Anjar merupakan mahasiswa yang aktif baik dalam hal pelajaran maupun organisasi. Kini Anjar Nugraha yang berasal dari desa terpencil dan miskin telah sukses berkat ketekunannya. Anjar telah menjadi salah satu guru besar di Universitas Indonesia.

Contoh Singkat Paragraf Narasi Bersifat Fiksi

Berikut ini contoh singkat mengenai paragraf narasi yang bersifat fiksi:

Pada suatu hari, saya melihat ada seekor lalat terbang di atas sebuah tong sampah di depan sebuah kos. Saat itu, penghuni kos keluar dan tidak menutup pintunya kembali. Kemudian, seekor lalat bergegas terbang dan masuk ke dalam kos tersebut. Si lalat yang lapar, langsung saja masuk ke dalam dapur dan menuju makanan yang penuh dengan bahan makanan.

Contoh Paragraf Narasi Lain


Paragraf Narasi

Pukul dua pagi tiba-tiba aku terbangun karena aku mendengar suara yang tidak lazim berasal dari dapur rumahku. Saat itu aku bingung dan takut karena semua keluargaku sedang pergi ke rumah nenek dan aku memang sengaja tidak ikut karena ada janji dengan temanku keesokan harinya. Pada awalnya aku mencoba untuk tidak menghiraukan suara tersebut. Aku menutup kepalaku dengan sebuah bantal. Aku kira apa yang aku lakukan tersebut berhasil. Namun “Pranggg” aku mendengar suara piring yang jatuh. Aku pun tidak tahan lagi dengan itu semua. Segera aku bangun dari tempat tidurku dan ku ambil tongkat pemukul bola baseball di samping ranjangku. Lalu aku menghela nafas dalam-dalam dan memberanikan diriku untuk pergi ke dapur.


Semakin aku mendekati dapur, suara tersebut semakin terdengar jelas. Aku pun semakin ketakutan. Keringat di tubuhku semakin deras dan detak jantungku semakin hebat. Ketika aku sampai di depan pintu dapur, aku melihat sebuah bayangan yang agak besar di tembok yang ada di depanku. Nyaliku pun semakin menciut. Aku melangkahkan kakiku untuk menjauh dan ketika aku akan pergi dari temapat itu. Sosok itu pun menyergapku dari belakang. Dia menumbur belakang kakiku dan membuat aku terjatuh. Aku tidak tahu lagi apa yang harus ku lakukan saat itu karena seluruh badanku lemas. Aku sempat berfikir untuk pura-pura pingsan. Namun saat itu juga aku mendengar suara “Meong, meong” dan ternyata yang menabrakku dan membuat keributan dini hari itu adalah seekor kucing. Aku kesal dengan kucing itu tapi aku pun sedikit lega bahwa sosok itu adalah bayangan seekor kucing.


Paragraf Narasi Dengan Pola Urutan Waktu

Aku adalah salah satu murid dari sekolah faforit di kotaku. Setiap hari, jadwalku di sekolah sangat padat. Bel masuk di sekolahku memang baru masuk pukul 07.00, tapi kubiasakan setiap hari untuk bangun pagi pukul 04.00 agar tidak tergesa-gesa. Setelah bangun biasanya aku akan langsung mengambil air wudhu untuk shalat subuh. Tak lupa aku menata buku sesuai mata pelajaran hari ini. Kusempatkan juga mengecek beberapa buku kalau-kalau ada pr yang belum kukerjakan. Setelah makan pagi dan mandi, yaitu sekitar pukul 06.15, aku langsung menuju ke sekolah. Aku biasa pergi ke sekolah naik sepeda motor, kadang juga naik kendaraan umum. Pukul 06.30 aku sudah sampai di sekolah karena jarak rumahku dari sekolah tidak terlalu jauh hanya sekitar 10 km. Pelajaran di sekolah biasanya selesai pada pukul 14.00, namun di hari-hari tertentu kami harus mengikuti kegiatan pendalaman materi dan baru pulang pukul 16.00.

Paragraf di atas hanyalah contoh sederhananya saja, jadi tidak harus sama persis seperti itu. Jika diperhatikan, paragraf tersebut berisi urutan waktu, seperti: bangun pukul 04.00, berangkat sekolah pukul 06.15, sampai di sekolah pukul 06.00, dan pulang sekolah pukul 14.00.


Paragraf Narasi Dengan Pola Urutan Tempat

Marco Polo adalah salah satu penjelajah paling terkenal di dunia. Petualangan bersejarah Marco Polo dimulai pada tahun 1272 dari kota kelahirannya yaitu Venesia menuju ke daerah selatan Irak dan tinggal selama satu tahun disana. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Teluk Persia menuju Khurasan lalu tinggal di Afghanistan selama satu tahun. Selama tinggal di Afghanistan, ia juga mengunjungi beberapa tempat seperti Pakistan dan Khasmir. Setelah meninggalkan Afghanistan, Marco Polo sempat singgah ke Nusantara melalui Sri Lanka. Marco Polo akhirnya kembali lagi ke Venesia melalui jalur sutera sepanjang Cina sampai Turki.

Baca juga: Pengertian Teks Eksemplum

Contoh Paragraf Narasi Singkat

Berikut ini ada beberapa contoh paragraf narasi singkat yang sudah kami kumpulkan untuk kalian, seperti :

1. Ariel

Pergilah Ariel ke pasar menggunakan sepeda bututnya, sesampainya di pasar dibelilah kebutuhan-kebutuhan hidupnya bersama sang ayah yang sakit-sakitan. Setelah semua barang terbeli ia kembali mengayuh sepeda tuanya menuju rumahnya yang hanya berupa gubuk di pinggir sungai.

Contoh diatas menceritakan peristiwa si Ariel yang pergi ke pasar untuk membeli belanjaan kemudian pulang. Tiga peristiwa ini beruntut sehingga terbentuk kronologi.

2. Menjadi pahlawan

Di sebuah kota Z, hiduplah seorang pemuda yang ingin menjadi pahlawan. Pada suatu hari ia menolong seorang anak kecil yang akan dibunuh oleh penjahat, ia kewalahan melawan penjahat tersebut namun akhirnya menang. Karena semakin bersemangat menjadi pahlawan, ia berlatih dengan 100x push up, 100x squat jump, 100x sit up dan lari 3 KM setiap harinya. Pada akhirnya dia bisa menjadi orang yang sangat kuat.

Cerita diatas mengisahkan seorang pemuda yang terobsesi menjadi pahlawan yang kuat setelah menolong seorang anak kecil yang hendak dibunuh oleh penjahat. Setelah melewati latihan yang keras, pada akhirnya ia berhasil menjadi orang yang sangat kuat untuk menjadi pahlawan.

3. Elsa mencari kayu bakar di hutan

Di suatu pagi yang sangat cerah, Elsa pergi mencari kayu bakar di hutan, ia tak sendirian karena ia pergi bersama sang Kakek. Tak terasa ia telah tiba di hutan yang lebat, ia mendengar suara-suara hewan yang nyaring. Namun ia takut karena itu pengalaman pertamanya untuk mencari kayu bakar di hutan.

Cerita diatas mengisahkan Elsa yang baru pertama kali mencari kayu bakar di hutan bersama kakeknya, karena merasa asing dengan suasana hutan ia jadi merasa takut.

4. Safira dan Safria

Di sebuah hutan, hiduplah 2 orang anak kembar yatim-piatu yang bernama Safira dan Safria. mereka tinggal di sebuah gubuk dan keseharian mereka selalu berburu binatang untuk dimakan. Setelah beberapa lama kemudian, kedua anak tersebut ditemukan oleh saudagar kaya yang kebetulan sedang ingin berburu juga. Safira dan Safria pun di bawa ke rumah sang saudagar dan dijadikan sebagai aanak angkatnya.

Contoh diatas menceritakan 2 orang anak kembar yang hidup di tengah hutan, Saat mereka berburu di hutan mereka bertemu dengan saudagar kaya yang kebetulan sedang berburu. Akhirnya mereka kerumah saudagar dan dijadikan anak angkatnya.

5. Anak yatim yang mandiri

Hari serasa Senin menjadi hari yang sangat berat bagiku, aku harus bangun lebih pagi daripada biasanya. Membantu keluarga memang tugasku, terlebih setelah ayahku meninggal aku harus lebih bekerja keras entah di Sekolah maupun dirumah. Namun demi Ibu ku setiap hari akan kulakukan.

Contoh diatas menceritakan seorang anak yang rela bekerja keras demi Ibunya setelah Ayahnya meninggal walau sesibuk apapun dia.

6. Ulang tahun Nika

Hari ini menjadi hari yang tak terlupakan untuk Nika, karena ia mendapat kejutan dari teman-teman sekelasnya. Sebelumnya ia sudah curiga akan tingkah laku yang aneh dari temana-teman sekelasnya. Benar saja, saat pulang sekolah, teman-teman Nika memberikan kejutan berupa kue ulang tahun dan taburan tepung di badannya.

Menceritakan Nika yang mendapat kejutan ulang tahun. Namun sebelumnya ia sudah menduganya karena sikap teman-temannya yang akhir-akhir ini berubah saat tanggal ulang tahunnya akan tiba dan ternyata benar saja dugaan Nika.

7. Novel Habibie dan Ainun

Novel Habibie dan Ainun menceritakan tentang romantika kehidupan Habibie dan Ainun, cina sejati antara Habibie untuk Ainun yang memberikan semangat serta motivasi dalam keberhasilan seorang Habibie yang tak lain adalah suami tercinta Ainun.

Sala satu jenis paragraf Narasi sugesti dimana menceritakan kisah Habibie Ainun dalam Novel terkenalnya.

8. Insinyur Soekarno

Pada tanggal 4 Juli 1927 Ir. Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) dengan tujuan Indonesia segera merdeka. Namun nyatanya pada tanggal 29 Desember 1929, Belanda memasukkan beliau ke dalam penjara Sukamiskin di Bandung sampai pada tanggal 31 Desember 1931.

Beliau dibebaskan dan kemudian bergabung dengan Partindo namun untuk yang kedua kalinya Ir. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Ende, Flores pada tahun 1933. Kemudian beliau dipindahkan ke Bengkulu.

Setelah melewati perjuangan yang cukup panjang, beliau bersama Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

9. Hari minggu yang melelahkan

Hari minggu adalah hari yang paling melelahkan bagiku. Jika di pagi hari banyak remaja yang menghabiskan waktunya untuk bersantai dan pergi untuk jalan-jalan bersama temannya, tidak berlaku bagiku.

Pukul 5 pagi aku sudah harus bangun dan membantu ibuku untuk memasak dan setelah itu aku harus menemani adik-adik ku bermain sampai mereka lelah tertidur.

10. Sekolahku

Di sekolah ku, dikelilingi oleh berbagai macam tanaman .seluruh taman taman kelas juga dihiasi oleh bunga berwarna warni .begitu pula dengan kelas kami , kelas tempat kami belajar di penuhi oleh lapisan cat berwarna putih serta ukiran ukiran tangan siswa yang mengiasi mading kelas terlihat sangat menarik sekali.

Sambil menikmati keindahan mading ,siswa siswi juga tengah asik membaca dan belajar di taman digital.

***

Demikianlah materi tentang paragraf narasi yang bisa kamu sajikan untuk anda, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda tentang ilmu bahasa Indonesia ini.

Jangan lewatkan juga: Dialog Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *