Pengertian Belajar, Tujuan, Ciri dan Jenis Belajar

Pengertian Belajar – Manusia menjadi satu-satunya makhluk hidup yang dianugerahi akal pikiran oleh Tuhan. Akal pikiran tersebut kemudian memungkinkan manusia untuk melakukan proses yang dinamakan dengan belajar.

Dengan kemampuan ini manusia dapat memenuhi berbagai kebutuhannya dan menemukan cara untuk membuatnya semakin mudah dari waktu ke waktu. Lantas, apa sebenarnya pengertian belajar tersebut?

Pengertian Belajar, Ciri, Tujuan& Jenisnya
Pengertian Belajar, Ciri, Tujuan& Jenisnya

Pengertian Belajar

Kata “belajar” berasal dari kata “ajar” yang dalam KBBI diartikan dengan petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui atau diturut.

Sementara pengertian belajar sendiri merupakan suatu proses yang dilakukan oleh individu maupun kelompok untuk mendapatkan suatu perubahan tingkah laku, baik berbentuk ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap maupun nilai positif sebagai sebuah pengalaman atas berbagai macam materi dan masalah yang dihadapi.

Definisi dari belajar juga bisa diartikan sebagai berbagai aktivitas psikis yang dilakukan tiap individu sehingga tingkah lakunya menjadi berbeda dari sebelum lalu sesudah aktivitas tersebut. Perubahan tingkah laku maupun tanggapan ini dimungkinkan lantaran adanya suatu pengalaman baru, bertambahnya kepandaian setelah proses dan aktifitas berlatih.

Dengan kata lain, belajar juga diartikan sebagai proses perubahan kepribadian seseorang yang mana perubahan ini diwujudkan dalam bentuk peningkatan kualitas berperilaku, misalnya dari bertambahnya pengetahuan, pemahaman, daya pikir, sikap, keterampilan serta berbagai kemampuan lain.

Pengertian Belajar Menurut Para Ahli

Dalam praktiknya, belajar menjadi suatu kegiatan yang berproses dan menjadi unsur yang fundamental dalam setiap strata pendidikan. Untuk lebih memahami pengertian belajar, ada beberapa penjelasan dari kalangan ahli yang layak untuk disimak, antara lain;

1. M. Sobry Sutikno

Menurut M. Sobry Sutikno, pengertian belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Dalam hal ini, perubahan adalah sesuatu yang dilakukan secara sadar (disengaja) dan bertujuan untuk memperoleh suatu yang lebih baik dari sebelumnya.

2. Thursan Hakim

Menurut Thursan Hakim, definisi belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia yang ditunjukkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, ketrampilan, daya fikir, dan kemampuan lainnya.

3. Skinner

Menurut Skinner, pengertian belajar adalah suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlaku secara progresif.

4. Menurut Winkel

Pengertian belajar adalah semua aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dalam lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengelolaan pemahaman.

5. Menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977

Belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.

6. Moh. Surya (1981:32)

Definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. Kesimpulan yang bisa diambil dari kedua pengertian di atas, bahwa pada prinsipnya, belajar adalah perubahan dari diri seseorang.

7. Menurut W. Gulo (2002: 23)

Pengertian belajar adalah suatu proses yang berlangsung di dalam diri seseorang yang mengubah tingkah lakunya, baik tingkah laku dalam berpikir, bersikap, dan berbuat

8. Menurut Bell-Gredler dalam Udin S. Winataputra (2008)

Pengertian belajar adalah proses yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan aneka ragam competencies, skills, and attitude. Kemampuan (competencies), keterampilan (skills), dan sikap (attitude) tersebut diperoleh secara bertahap dan berkelanjutan mulai dari masa bayi sampai masa tua melalui rangkaian proses belajar sepanjang hayat.

9. Slavin dalam Catharina Tri Anni (2004)

Belajar merupakan proses perolehan kemampuan yang berasal dari pengalaman.

10. Menurut James O. Whittaker.

Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan.

11. Menurut Sardiman A.M, (2005:20)

Belajar adalah perubahan dalam penampilan sebagai hasil praktek.

Tujuan Belajar Secara Umum

Seperti yang sudah dibahas dalam pengertian belajar di atas, maka dapat diketahui bahwa tujuan utama dari kegiatan belajar yaitu untuk mendapatkan serta meningkatkan tingkah laku dalam materi ilmu pengetahuan, sikap positif, keterampilan dan bermacam kemampuan lain yang berguna bagi kehidupan manusia.

Secara umum, tujuan belajar dapat diuraikan antara lain untuk:

1. Memperoleh Pengetahuan

Kegiatan belajar dapat dikatakan berhasil ditandai dari meningkatnya kemampuan berfikir individu. Dengan kata lain, individu yang belajar akan mendapatkan pengetahuan baru sekaligus juga memiliki kemampuan berfikir yang lebih baik dari sebelumnya.

Pengetahuan sebagai hasil pendidikan dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan begitu pula sebaliknya dimana kemampuan berpikir juga akan semakin berkembang seiring bertambahnya pengetahuan yang dimiliki. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan merupakan hal yang sangat erat hubungannya dengan kemampuan berfikir.

2. Penguasaan Konsep dan Keterampilan

Keterampilan yang dikuasai oleh seseorang didapat melalui proses belajar yang secara berjenjang. Dalam hal ini penanaman konsep akan memerlukan keterampilan, baik berupa keterampilan jasmani dan keterampilan rohani.

Keterampilan jasmani merupakan kemampuan seseorang dalam hal penampilan dan gerak yang bisa diamati secara visual. Keterampilan jasmani berhubungan dengan berbagai macam hal teknis dan pengulangan. Sementara keterampilan rohani yang bersifat abstrak dianggap cenderung lebih kompleks karena berkaitan dengan penghayatan, cara pikir dan kreativitas terkait mencari solusi dan membuat konsep.

3. Membentuk Sikap

Tujuan belajar secara umum berikutnya adalah untuk membentuk sikap seseorang.Pembentukan sikap mental pada seseorang akan sangat erat kaitannya dengan penanaman berbagai nilai sehingga dapat menumbuhkan kesadaran dalam dirinya.

Dalam prosesnya, penumbuhan sikap mental, perilaku dan pribadi anak didik ini, seorang pengajar ataupun guru perlu melakukan pendekatan secara bijak. Hal ini karena pengajar harus menjadi contoh yang baik bagi pembelajar. Selain itu, guru juga harus memiliki kecakapan dalam memberi motivasi serta mengarahkan berpikir muridnya.

Ciri-Ciri Belajar

Seseorang yang sedang melakukan proses belajar akan menunjukkan beberapa ciri. Proses belajar sendiri dapat dikenali terjadinya melalui beberapa karakteristik yang akan mengacu pada pengertian belajar seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Beberapa ciri belajar tersebut antara lain;

  • Adanya perubahan tingkah laku baik itu secara kognitif, afektif, psikomotorik dan campuran. Perubahan ini juga dapat diamati secara visual langsung maupun tidak.
  • Perubahan tingkah laku yang merupakan hasil belajar tersebut, umumnya akan bersifat tetap alias permanen.
  • Proses belajar sendiri biasanya memerlukan waktu yang tidak sebentar yang hasilnya berdampak pada tingkah laku pembelajar tersebut.

Sementara itu, ada pula beberapa macam perubahan tingkah laku yang bukan merupakan hasil belajar dan dikarenakan oleh hipnosa, proses pertumbuhan, kematangan, penyakit, kerusakan fisik, hal gaib dan mukjizat.

Proses belajar juga bisa terjadi dalam suatu interaksi sosial dalam suatu lingkungan yang mana tingkah laku pembelajar bisa berubah dikarenakan oleh lingkungannya.

Ciri-ciri dari perubahan tingkah laku yang merupakan hasil dari proses belajar dapat dikelompokkan antara lain;

  • Perubahan tingkah laku terjadi secara sadar
  • Perubahan tersebut bersifat kontinudan fungsional
  • Perubahan lebih bersifat positif dan aktif
  • Perubahan memiliki tujuan spesifik dan terarah
  • Perubahan juga meliputi berbagai aspek tingkah laku

Dengan demikian, dapat disimpulkan ciri-ciri belajar yaitu terjadinya perubahan tingkah laku individu menjadi lebih baik yang dilakukan secara sadardan bersifat menetap sebagai hasil latihan maupun pengalaman.

Jenis Belajar

Manusia dengan akal pikiran yang dimilikinya, setidaknya melakoni 8 jenis belajar semasa hidupnya. Beberapa jenis belajar yang dimaksud antara lain;

  • Belajar Rasional ; dimana proses belajar dilakukan dengan mengoptimalkan kemampuan berpikir sesuai akal sehat yang logis dan rasional demi memecahkan masalah.
  • Belajar Abstrak; proses belajar yang dilakukan melalui bermacam cara berpikir abstrak demi mencari solusi atas masalah yang bersifat tidak nyata.
  • Belajar Keterampilan; proses belajar yang dilakukan melalui kemampuan gerak motorik oleh otot serta urat syaraf hingga dapat menguasai keterampilan jasmani tertentu.
  • Belajar Sosial; proses belajar yang dilakukan untuk memahami masalah dan mencari solusi untuk masalah tersebut. Hal ini bisa berupa permasalahan keluarga, persahabatan, organisasi dan lain sebagainya yang ada hubungannya dengan masyarakat.
  • Belajar Kebiasaan; proses pembentukan maupun perbaikan kebiasaan agar lebih baik dengan tujuan agar ia bisa memiliki sikap serta kebiasaan yang positif sesuai kebutuhan atau bersifat kontekstual.
  • Belajar Pemecahan Masalah; belajar berpikir secara sistematis, teratur dan teliti melalui sejumlah metode ilmiah demi menyelesaikan sebuah masalah.
  • Belajar Apresiasi; yaitu mempelajari kemampuan untuk mempertimbangkan arti maupun nilai dari suatu objek sehingga ia bisa menghargai berbagai objek spesifik.
  • Belajar Pengetahuan; proses mempelajari berbagai macam pengetahuan baru secara terstruktur dan terencana demi menguasai materi pelajaran yang dilakukan melalui berbagai kegiatan eksperimen serta investigasi.

***

Itulah sedikit penjelasan tentang pengertian belajar, tujuan, ciri dan jenis belajar secara umum. Semoga dengan tulisan ini, kita dapat lebih menghayati proses belajar yang sedang dijalani.

Baca juga: Pengertian Bahasa, Sejarah, Fungsi, Manfaat Dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *