Pengertian Bisnis Menurut Ahli, Tujuan, Etika, Fungsi dan Macamnya!

Pengertian Bisnis – Dalam dunia ekonomi, bisnis merupakan suatu organisasi yang memiliki aktivitas menjual barang maupun jasa pada konsumen atau perusahaan lain dengan tujuan untuk mendapat keuntungan.

Kata bisnis sendiri didapat dari bahasa Inggris “business” yang berasal dari kata dasar “busy” yang memiliki artian “sibuk”baik untuk konteks individu, komunitas maupun masyarakat. Dengan kata lain, pengertian bisnis dapat diterjemahkan sebagai kesibukan melakukan aktivitas atau pekerjaan demi mendapat keuntungan.

Pengertian Bisnis Menurut Ahli
Pengertian Bisnis Menurut Ahli

Pengertian Bisnis

Dalam perekonomian kapitalis, mayoritas bisnis akan dipegang oleh pihak swasta. Bisnis didirikan untuk meraih profit serta meningkatkan kemakmuran baik pemiliknya maupun pekerjaannya. Pemilik maupun pekerja operator dalam suatu bisnis akan menerima imbalan yang sesuai atas waktu, usaha, dan modal yang telah diberikan.

Namun perlu juga diketahui bahwa tidak semua bisnis bertujuan untuk mengejar keuntungan. Misalnya bisa dilihat pada bisnis koperatif yang memiliki tujuan demi meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya maupun instansi pemerintah yang memiliki cita-cita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bisnis dari jenis ini berlawan dengan sistem sosialistik yang mana bisnis mayor cenderung dikelola pemerintah, masyarakat umum maupun serikat pekerja.

Pengertian bisnis merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan baik oleh perorangan ataupun organisasi yang kemudian melibatkan aktivitas seperti produksi, penjualan, pembelian hingga tukar-menukar barang dan jasa, yang bertujuan demi mendapat keuntungan.

Kata “bisnis”sendiri dapat dikategorikan menjadi 3 macam berdasar pada cakupannya yaitu merujuk kepada

  • Badan usaha yakin suatu kesatuan yuridis, teknis dan ekonomis yang bertujuan mencari laba.
  • Sektor pasar tertentu seperti halnya pasar modal.
  • Segala aktivitas dalam komunitas produsen barang maupun jasa.

Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

Pengertian dari istilah bisnis juga didefinisikan oleh kalangan ahli. Hal ini demi memudahkan pemahaman terhadap arti bisnis dan berbagai hal yang mungkin berkaitan dengannya;

1. Hughes dan Kapoor

Hughes dan Kapoor menjelaskan bahwa definisi bisnis adalah suatu kegiatan individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

2. Brown dan Pretello

Sementara Brown dan Pretello menyebut pengertian bisnis sebagai lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat serta semua hal yang mencakup berbagai usaha yang dilakukan pemerintah maupun swasta tidak peduli mengejar laba ataupun tidak.

3. L. R. Dicksee

Menurut L. R. Dicksee, arti dari istilah bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan dalam terjadinya aktivitas tersebut.

4.  Jeff Madura

Menurut Jeff Madura, pengertian bisnis adalah perusahaan yang menyediakan produk atau layanan yang diinginkan oleh pelanggan.

5. Allan Afuah (2004)

Menurut seorang ahli yang bernama Allan Afuah, beliau menyatakan bahwa bisnis merupakan suatu kegiatan usaha individu atau kelompok yang terorganisasi atau terstruktur untuk menghasilkan dan menjual barang ataupun jasa untuk mendapatkan keuntungan atau laba dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Biasanya orang yang menjalankan bisnis pasti mengusahakan uang dan waktunya terpakai dan mereka juga pasti menanggung resiko, mereka biasa disebut sebagai Entrepreneur.

6. Hooper

Menurut seorang ahli yang bernama Hooper, mengemukakan bahwa bisnis adalah suatu kegiatan yang sangat kompleks yang biasa dilakukan pada bidang industri, perbankan, transportasi, penjualan, distribusi, dan lain sebagainya. Adapun tujuan dalam kegiatan tersebut adalah untuk mendapatkan keuntungan bagi yang melakukannya.

7. Griffin dan Ebert (1996)

Menurut Griffin dan Ebert pengertian bisnis merupakan sebuah aktivitas yang menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh para konsumen atau masyarakat.

Kegiatan bisnis dapat dilakukan oleh sebuah organisasi perusahaan yang memiliki badan hukum, atau badan usaha, ataupun perorangan yang tidak memiliki badan hukum atau badan usaha. Misalnya seperti, pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) ataupun usaha informal lainnya.

Tujuan Bisnis

Meskipun memiliki tujuan utama demi mendapatkan keuntungan, namun ternyata setiap binsi memiliki tujuan lain. Hal ini kaitannya dengan kegiatan produksi dan penyediaan berbagai macam barang dan jasa yang memiliki nilai permintaan di pasar. Beberapa tujuan yang mungkin menjadi nilai lebih dari setiap bisnis antara lain;

  • Untuk menambah jaringan bisnis.
  • Untuk menjamin ketersediaan barang dan jasa yang diperlukan masyarakat.
  • Untuk mencapai kesejahteraan bagi pemilik dan pekerja maupun masyarakat.
  • Untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
  • Untuk membuktikan eksistensi layanan suatu perusahaan jangka panjang.
  • Untuk meningkatkan kemajuan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
  • Untuk membuktikan prestasi dan prestise.

Etika Bisnis

Meskipun pada dasarnya bekerja mencari keuntungan, kenyataannya ada suatu etika bisnis yang akan ditaati para enterpreneur. Etika bisnis merupakan standar moral bagi para pebisnis dalam melaksanakan berbagai kebijakan maupun perilaku yang benar.

Etika tersebut diterapkan dalam organisasi maupun sistem yang dianut oleh masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa. Ketentuan etika bisnis ini kemudian diatur dan dijelaskan dalam hukum.

Etika bisnis juga dianggap sebagai media kontrol bagi para entrepreneur untuk mengelola berbagai kegiatan usaha mereka. Adanya etika bisnis ini kemudian membuat cara berbisnis menjadi lebih terarah sesuai norma dan nilai-nilai positif dalam kehidupan masyarakat.

Etika bisnis ini juga akan membuat para pebisnis mampu memilah dan menghindari berbagai hal yang dinilai sebagai tidak pantas untuk dilakukan, misalnya seperti curang, licik, kotor dan sebagainya. Begitu pula dengan bisnis online yang juga memiliki etika bisnis. Pada dasarnya, segala macam bisnis baik itu offline dan online tetap akan selalu menganut norma dan nilai luhur dalam masyarakat.

Fungsi Bisnis

Segala macam kegiatan bisnis memiliki fungsi untuk membuat atau mengadakan sesuatu yang mulanya kurang bernilai agar menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat usai melalui proses pengolahan. Namun demikian, selain halnya fungsi sebagai produsen tersebut, masih ada beberapa fungsi lain dari bisnis misalnya sebagai;

  • Form Utility; fungsi produksi yaitu bisnis akan menghasilkan suatu barang dan jasa yang memang dibutuhkan oleh konsumen.
  • Place Utility; fungsi distribusi yaitu suatu bisnis akan bertindak sebagai penyalur barang dan jasa menuju lokasi terdekat yang dapat dijangkau oleh konsumen.
  • Possessive Utility; fungsi sebagai pihak penjual kepada konsumen.
  • Time Utility; fungsi penyimpanan maupun pemasaran bisnis, yaitu saat barang di saat itu masih kurang bermanfaat kemudian dikeluarkan ketika barang itu dinilai lebih bermanfaat ole konsumen.

Selain beberapa fungsi di atas, dalam buku The World Of Business juga dijelaskan 3 fungsi utama suatu bisnis antara lain

  • Acquiring Raw Material; bisnis berfungsi sebagai pihak pencari bahan mentah.
  • Manufacturing Raw Materials into Product; bisnis memiliki fungsi sebagai pengolah bahan mentah untuk menjadi suatu produk.
  • Distributing Product to Consumers; bisnis memiliki fungsi untuk menyalurkan produk yang telah dihasilkan pada konsumen.

Artikel terkait: Pengertian Biaya Produksi Menurut Ahli, Unsur & Jenis

Macam-macam Bisnis

Seiring dengan semakin meningkatnya ragam kebutuhan manusia, maka macam-macam bisnis pun semakin berkembang dewasa ini. Hal ini tentu saja demi memenuhi permintaan pasar serta meningkatkan proses distribusi dan pemanfaatan produk. Beberapa macam bisnis yang banyak ada di berbagai negara antara lain;

  • Bisnis Pertanian; dimana bisnis memiliki aktivitas di bidang pertanian maupun agrobisnis meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan sebagainya.
  • Bisnis Produksi Bahan Mentah; bisnis ini bergerak pada sektor pertambangan, kehutanan dan sebagainya dimana barang yang dihasilkan oleh bisnis tersebut cenderung berupa bahan mentah yang kemudian diolah kembali.
  • Bisnis Manufaktur; bisnis bergerak di bidang pengolahan bahan baku, bahan mentah ataupun barang setengah jadi menjadi bahan jadi.
  • Bisnis Konstruksi; bisnis yang bergerak di bidang pembangunan konstruksi maupun infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, gedung bertingkat, bandara udara dan sebagainya.
  • Bisnis Transportasi; usaha yang bergelut di bidang pelayanan mobilitas masyarakat dan menyalurkan barang.
  • Bisnis Komunikasi; perusahaan bidang komunikasi dan informasi seperti radio, televisi, telepon dan sebagainya.
  • Bisnis Perdagangan; usaha yang bergerak dalam bidang niaga dan berfungsi sebagai perantara antara pihak produsen dengan pihak konsumen.
  • Bisnis Finansial, Asuransi dan Real Estate; berbagai macam usaha yang melayani berbagai macam kebutuhan keuangan meliputi kredit permodalan, asuransi maupun perencanaan dan kredit kepemilikan hunian.
  • Bisnis Jasa; bisnis yang kegiatannya melayani atau menciptakan dan menjual produk tidak berwujud yaitu jasa.

***

Demikianlah uraian tentang pengertian bisnis meliputi tujuan, etika, fungsi dan macamnya saat ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi pembaca.

Artikel terkait: Pengertian Akuntansi, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Bidang Dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *