Dialog Interaktif: Pengertian, Struktur, Tujuan, Ciri dan Contoh

Dialog Interaktif – Ketika nonton TV kita sering melihat acara berita yang menayangkan narasumber dari berbagai latar belakang disiplin ilmu.

Salah satu acara yang sering ditayangkan menggunakan metode wawancara terhadap tokoh tersebut. Biasanya presenter atau MC akan memperkenalkan apa latar belakang tokoh tersebut, dan apa tema yang akan mereka bahas.

Beberapa cara yang sering menayangkan acara seperti tanya jawab ini seperti tayangan hitam putih di rans TV, ILC di TVOne, apa kabar Indonesia Pagi dan lain sebagainya.

Nah, tahukah anda ternyata tayangan tersebut merupakan salah satu bentuk materi pelajaran bahasa Indonesia di sekolah, yaitu materi tentang dialog interaktif.

Dialog Interaktif
Ilustrasi: Dialog Interaktif

Materi Tentang Dialog Interaktif

Lalu apakah itu dialog interaktif? Apa ciri-cirinya, bagaimana strukturnya, serta bagaimana cara menysunnya? Untuk lebih jelasnya mari kita kita kupas mengenai dialog interaktif ini mulai dari pengertiannya. Mari kita kupas satu per satu, berikut ini:

Pengertian Dialog Interaktif

Apa sebenarnya pengertian dialog interaktif itu?

Pengertian dialog interaktif adalah sebuah kegiatan diskusi yang membahas sebuah topik yang sedang hangat dibicarakan oleh masyarakat, hal ini dilakukan dengan mengundang orang yang ahli (pakar) dalam topik tersebut sebagai narasumber.

Kegiatan dialog interaktif biasa diadakan oleh stasiun televisi, radio, kampus, pemuda, forum bisnis, maupun forum umum dengan menghadirkan ahli sesuai dengan topik yang akan dibahas.

Ciri-Ciri Dialog Interaktif

Berikut ini beberapa ciri dialog interaktif yang membedakannya dengan dialog lainnya:

  • Ciri yang pertama dari dialog interaktif adalah dialog ini akan melibatkan banyak orang yakni tidak dilakukan secara sendiri namun banyak pelaku yang terlibat dari dialog tersebut baik langsung maupun tidak langsung.
  • Ada sesi tanya jawab antara pewawancara dengan narasumber, agar dialog berjalan lancar.
  • Dialog bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.

Baca juga: Teks Prosedur Kompleks

Unsur-unsur Dialog Interaktif

Ada beberapa unsur dalam dialog interaktif yang harus anda ketahui, unsur ini terdiri dari 5 W + 1 H. Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan unsur 5 W + 1 H berikut ini penjabaran selengkapnya:

  • What : Apa yang sedang dibicarakan?
  • Who  : Siapa yang terlibat dalam pembicaraan itu?
  • When : Kapan dialog tersebut dilaksanakan?
  • Where : Di mana dialog tersebut dilaksanakan?
  • Why : Mengapa dialog tersebut diadakan?
  • How : Bagaimana jalan dan hasil dialog tersebut?

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Dialog Interaktif

Selama kegiatan dialog interaktif, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar anda bisa mengikut dialog tersebut dengan baik, silahkan anda perhatikan beberapa hal berikut selama kegiatan dialog berlangsung:

  • Tema Dialog, Anda harus mengetahui apa tema dialog yang sedang berlangsung.
  • Narasumber, kenali siapa narasumber yang hadir, karena narasumber yang menyampaikan topik harus memang benar-benar ahlinya.
  • Pendapat Narasumber, kita harus memperhatikan pendapat narasumber, perhatikan apakah pendapat narasumber berdasarkan data dan fakta.
  • Kesimpulan Dialog, terakhir, anda harus memperhatikan kesimpulan dari dialog tersebut.

Fungsi Dialog Interaktif

Fungsi dilakukannya dialog interaktif untuk membahas suatu masalah dengan tujuan mendapatkan jalan keluar atau solusi dari masalah yang dibahas.

Manfaat Dialog Interaktif

Apa sebenarnya manfaat dari dialog interaktif? Adapun manfaat dari dialog ini adalah untuk menambah wawasan serta tidak ketinggalan informasi terkini tentang berbagai hal maupun masalah yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat.

Baca juga: Pengertian Teks Eksplanasi

Syarat-Syarat Dialog yang Baik

Berikut ini beberapa syarat mengadakan dialog agar bisa berjalan dengan baik dan mencapai apa yang diinginkan:

  • Pertama, anda harus mengerti dengan tema yang diangkat, serta memahami apa maksud dan tujuan dari dialog dan juga harus memiliki kecakapan untuk melaksanakan dialog.
  • Memiliki pengetahuan tentang topik yang akan dijadikan bahan dialog.
  • Memiliki kehendak yang baik untuk mencari kebenaran dalam dialog, karena itu dalam mendengarkan dialog sebaiknya harus bersikap terbuka, tidak prasangka dan tidak memihak.
  • Menciptakan suasana yang kondusif selama dialog berlangsung dan tidak terbawa emosi.
  • Mengemukakan data yang valid dan tidak mencari-cari kelemahan dan kekurang rekan dialog, dan juga harus percaya bahwa berbagai hal yang dibahas didalam dialog tidak dimanfaatkan diluar dialog untuk tujuan lain demi keuntungan diri sendiri atau kelompok tertentu.

Cara Menyusun Dialog

Adapun cara atau langkah-langkah dalam menyusun dialog yang sederhana, diantaranya sebagaimana berikut ini:

  • Tentukan tema yang akan diangkat
  • Siapa tokoh yang kompeten terhadap tema tersebut
  • Tentukan posisi serta  peran masing-masing tokoh tersebut.
  • Buat inti atau garis besar materi tentang pembicaraan.
  • Susun dialog berdasarkan garis besar dari pembicaraan.
  • Perhatikan kaidah dari penulisan dialog dengan benar.

Cara Menyimpulkan Dialog Interaktif

Agar dialog yang kita lakukan atau saksikan bisa mendapatkan hasil yang baik, maka kita harus mengetahui bagaimana cara menyimpulkan dialog tersebut. Meskipun memang, biasanya moderator akan membacakan simpulan dari dialog tetapi tetap saja kita harus bisa menyimpulkannya sendiri.

Berikut ini teknik atau cara untuk menyimpulkan sebuah dialog:

  • Fokus pada dialog jangan sampai teralihkan pada hal lain di luar dialog. Agar kita mendapatkan materi secara utuh dan tidak setengah-setengah.
  • 5 W + 1 H. Dapatkan informasi yang menjawab 5 W + 1 H. Cemati dengan tepat apa yang mereka bahas, siapa yang terlibat, kapan berlangsungnya peristiwa, dimana tempat peristiwa, mengapa, dan bagaimana prosesnya. Apabila kita sudah menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini, maka kita sudah mempunyai kesimpulan dialog interaktif tersebut.
  • Simak 5 W + 1 H. Catat saja poin-poin pentingnya yang dapat dikembangkan menjadi satu paragraf nantinya.

Contoh Dialog Interaktif

Berikut ini ada beberapa contoh dialog interaktif yang bisa anda jadikan bahan pembelajaran:

Contoh 1

Nama Acara : Dr. Oz Indonesia Stasiun Tv : Trans TV
Waktu : Pukul 15.00, Sabtu 08-07-2015
Pembawa Acara : Dr. Riyan Thamrin
Narasumber : Dr. Riyan Thamrin
Topik : Cara Menghilangkan Jerawat
Pembahasan: Salah satu penonton bertanya kepada dokter Riyan Thamrin:

Lusie: Saya mau nanya nih Dok, bagaimana cara menghilangkan jerawat secara alami dan cepat tanpa mengeluarkan biaya banyak, dok?

Dr. Riyan: Iya Bu Lusie, hari ini kita akan memberikan penjelasan bagaimana cara menghilangkan jerawat secara alami. Kita beritahu dulu, jerawat merupakan hal yang sudah biasa terjadi pada remaja yang memasuki masa purbertas, biasanya jerawat sangat mengganggu.

Lusie: Apakah kita boleh memencet jerawat, dok?

Dr. Riyan: Kita tidak boleh memencet jerawat. Karena itu akan memberikan luka yang fatal dalam wajah. Kemudian akan muncul bekas bekas jerawat yang nantinya akan lebih susah lagi disembuhkan.

Lusie: Lalu bagaimana caranya dok agar jerawat kita hilang?

Dr. Riyan: Ya, kita akan memberikan penjelasan bagaimana cara menghilangkan jerawat.

Dr. Riyan: Tahukah anda bahwa jerawat itu bisa dihilangkan dengan Es Batu? Es batu merupakan salah satu obat herbal yang bisa menghilangkan jerawat di wajah yang membandel.

Caranya:

  1. Ambil Es Batu yang bersih secukupnya
  2. Bungkus dengan sepotong kain bersih.
  3. Letakkan pada jerawat yang membandel.
  4. Tunggu berapa menit dan lakukan kembali proses tersebut.
  5. Lakukan secara rutin hingga kempis.

Dr. Riyan: Ya! Begitulah caranya agar jerawat kalian mengempis. Karena es batu akan mengurangi peradangan dan pembengkakan yang disebabkan jerawat tersebut. Semoga pembahasan ini bermanfaat.

Kesimpulan:

Es batu selain digunakan untuk membuat minuman es (dingin) bisa juga digunakan untuk menghilangkan jerawat. Cara yang mudah dan tidak memerlukan banyak biaya maka jerawat yang mengganggu semoga hilang.

Contoh 2

Nama Acara: Kabar Tokoh

Stasiun TV: TV one

Pewawancara: Indiarto Priadi

Narasumber: Anies Baswedan

Topik: Pencalonan Gubernur Jakarta

Indiarto Priadi: “Tokoh Indonesia Mengajar, rektor dan pernah menjadi menteri. Sekarang kok pengen menjadi Gubernur. Apa proyek anda sebetulnya?”

Anies Baswedan: “Saya selalu berpegang membawakan misi, bukan cita-cita untuk posisi, karena saya percaya sekali kalau cara kita melihatnya itu cita-cita. Saya bercita-cita menjadi “x” begitu tercapai, selesai lah sudah”.

Indiarto Priadi: “Lalu apa cita-cita itu?”

Anies Baswedan: “Kalau saya membawanya misi. Saya ingin ikut dan kemarin kita jelas, ketika berbicara Indonesia Mengajar atau Paramadina, saya dari dulu memang terlibat dalam acara kemasyarakatan dan saya selalu percaya bahwa setiap kita punya tanggung jawab moral untuk terlibat dalam kegiatan publik termasuk kegiatan politik. Jadi ketika saya diundang untuk ikut mewarnai Jakarta, saya katakan siap.

Dan saya tidak memulai ini dengan keliling.. menawarkan tidak.. dan saya tidak pernah mengira juga berhenti tugas di kabinet. Sesudah itu saya jalan sana-sini banyak kegiatan, kemudian diundang untuk menjadi calon untuk dipertimbangkan. Saya katakan siap”.

Indiarto Priadi: “Jarak antara anda diberhentikan menjadi menteri sampai menjadi calon gubernur relatif pendek. Kata-kata diundang sebetulnya bisa menimbulkan arti bahwa jangan-jangan seorang Anies Baswedan memiliki sebuah misi yang kemudian misinya adalah menjadi seorang penguasa. Apa komentar anda?”

Anies Baswedan: “Pertama, ketika pergantian kabinet itu sendiri, siapa yang mengira saya akan dicukupkan tugasnya? Saya pun tidak tahu. Jadi saya ini mengalir aja mas. Allah itu Maha Mengatur bahwa saya bilang ini Tuhan itu bekerja dengan cara yang sangat misterius, saya nggak tau apa rencana dibalik ini semua.

Tapi saya percaya bahwa Allah akan mentakdirkan yang terbaik. Jadi ketika dicukupkan pasti ada rahasia dibalik itu yang kita tidak tahu, begitu juga dengan sekarang kita saya diundang mengikuti proses di gubernur”.

Contoh 3

Nama Acara : Hitam Putih
Stasiun TV : Trans7
Pembawa acara : Deddy Corbussier
Narasumber : Luna Maya
Tema : Pengalaman mistis artis saat syuting film horor.

Dialog :

Deddy : Selamat malam Luna Maya..

Luna Maya : Malam Mas Deddy.

Deddy : Luna sekarang lagi sibuk dengan film baru ya?

Luna Maya : Iya, aku sedang ada proyek film baru. Kebetulan genre-nya horor.

Deddy : Saya dengar-dengar, katanya Anda saat syuting pernah melihat sesuatu ya?

Luna Maya : Oh iya Mas. Kebetulan waktu itu ada pengalaman mistis waktu syuting. Jadi karena tuntutan peran kan, tokoh utamanya dalam film ini diceritakan mampu melihat hal-hal yang tidak kasat mata, seperti berbicara atau berinteraksi dengan hantu.

Jadi mata batin aku harus dibuka. Dan ternyata memang di sekitar tempat syuting itu memang banyak sekali mahkluk yang tidak kasat mata.

Deddy : Kapan dan dimana Anda mengalami kejadian mistis seperti itu?

Luna Maya : Waktu itu pas di syuting di daerah yogyakarta. Jadi saat itu, ada paranormal yang membantu saya membuka mata batin di lokasi syuting itu.

Deddy : Lalu, menurut kamu, sosok yang paling menyeramkan yang pernah kamu lihat di lokasi syuting film horor itu sosok seperti apa?

Luna Maya : Sebenarnya semua sosok yang aku lihat pada saat itu sosok yang menyeramkan semua mas, tapi ada sosok yang sangat menyeramkan seperti sosok perempuan Belanda.

Muka nya hancur dan menggunakan baju seperti pas jaman penjajahan. Dia paling tidak suka apabila ada orang di sekitar dia atau bahkan mengganggu dia dan sosok itu juga suka kalau namanya disebut-sebut.

Deddy : Oh cukup menyeramkan ya, tapi nanti kita lanjut cerita nya, setelah iklan berikut ini.

Kesimpulan:

Luna Maya pernah mengalami kejadian mistis atau kejadian yang tidak umum yakni bertemu dengan makhluk halus ketika menjalani syuting sebuah film horor di Kota Yogyakarta.

***

Demikianlah ulasan materi tentang dialog interaktif, semoga bisa menjadi referensi untuk anda belajar. Baca juga: Pengertian Teks Tantangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *