Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri, Tujuan, Contoh Dll

Teks Eksplanasi – Halo adik-adik dimanapun kamu berada. Kali kita akan mengupas tuntas mengenai teks eksplanasi. Sebenarnya teks eksplanasi itu apa sih? Bagaimana struktur teks eksplanasi? Apa saja ciri-cirinya? Seperti apa contohnya?

Pengertian Teks Eksplanasi

Sebelum kita melihat ciri-ciri teks eksplanasi ini, ada baiknya agar kita mengetahui pengertian teks eksplanasi ini. Sehingga dengan mengerti apa definisi teks eksplanasi, maka kita bisa mengetahui apa saja ciri-cirinya, bagaimana strukturnya serta bisa membuat contohnya sendiri.

Pengertian teks eksplanasi ini adalah, merupakan teks yang menjelaskan sebab akibat suatu fenomena, baik itu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya. Teks eksplanasi berisi fakta yang dapat menjawab pertanyaan tentang “bagaimana” dan “mengapa” suatu fenomena terjadi.

Bagaimana? Sudah sangat jelas bukan apa itu teks eksplanasi?

Kalau kita tinjau pengertian eksplanasi dari segi etimologis, teks eksplanasi ini berasal dari bahasa Inggris “eksplanation” yang artinya penjelasan atau keterangan. Sementara pengertian teks eksplanasi secara istilah adalah sebuah paragraf yang di dalamnya memuat informasi mengenai sebuah tahapan “mengapa” dan “bagaimana”.

Tujuan Utama Teks Eksplanasi

Lalu, apa sih tujuan utama dari teks eksplanasi ini?

Adapun tujuan utama dari teks eksplanasi ini yaitu untuk menjabarkan suatu proses dan sebab terjadinya suatu peristiwa. Nah, penjelasan ini akan dipaparkan dalam teks eksplanasi berdasarkan bidang keilmuan (bersifat ilmiah) yang mengacu pada fakta, realita, teori, dan hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan.

Ruang Lingkup Teks Eksplanasi

Setelah kita mengetahui pengertian dan tujuan utama dari eksplanasi ini, lalu apa sih ruang lingkup dari teks eksplanasi ini? Secara sederhananya? Teks eksplanasi ini membahas tentang apa saja? Apa topik yang diulas dalam teks eksplanas ini?

Nah, adapun peristiwa atau fenomena yang dijadikan teks eksplanasi ini secara umum meliputi kejadian pada peristiwa alam, budaya, sosial dan juga ilmu pengetahuan.

Kita bisa juga mengidentifikasi berbagai peristiwa yang terjadi apakah termasuk teks eksplanasi atau tidak, karena dalam peristiwa selalu ada hubungan timbal balik sebab akibat. Kita juga mempelajari pola dari peristiwa yang ada dengan memakai dua aspek di atas yang terdiri dari “mengapa” dan “bagaimana”.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Teks Eksplanasi
Teks Eksplanasi

Apa saja sih ciri-ciri teks eksplanasi itu?

Dengan mengetahui ciri-ciri teks eksplanasi maka kita bisa dengan mudah mengidentifikasi saat membaca artikel atau suatu topik peristiwa, apakah artikel tersebut merupakan teks eksplanasi atau tidak?

Nah untuk lebih jelas lagi supaya kita bisa membedakan antara teks eksplanasi atau tidak mari kita simak saja pada ulasan berikut ini:

  • Ilmiah – Ciri teks eksplanai yang pertama adalah bersifat ilmiah. Dimana teks eksplanai ini akan menjelaskan suatu fenomena berdasarkan konteks ilmiah, yaitu berupa fakta, realita, teori, dan penelitian. Penjelasan tersebut dapat berupa sejarah, klasifikasi, atau definisi.
  • Logis – Ciri teks eksplanasi yang kedua adalah bersifat logis dan teoretis.
  • Objektif – Teks eksplansi juga memiliki penjelasan yang disertai dengan argumen yang bersifat objektif  serta didukung oleh teori yang relevan, sehingga dapat pula dijadikan rujukan yang valid.
  • Bukan teks eksposisi – Ciri teksplanasi selanjutnya adalah tidak bersifat eksposisi atau dalam artian tidak memiliki tujuan untuk memengaruhi pembaca,  tetapi memaparkan fakta berdasarkan bidang keilmuan.
  • Bukan teks prosedur – Ciri teks eksplanasi yang terakhir adalah menjelaskan suatu proses yang alami, tidak disadari, dan melalui jangka waktu yang panjang.

Bagaimana? Sudah jelas bukan apa saja ciri-ciri teks eksplanasi ini. Secara perlahan kita akan bisa membuat teks eksplanasi sendiri. Apalagi kalau kita sudah mengetahui bagaimana kaidah kebahasaan serta struktur teks eksplanasi.

Tentu kita akan bisa memadukan paragraf demi paragraf sehingga membentuk teks eksplanasi berdasarkan pengertian, tujuan dan ciri-ciri yang sudah dijabarkan di atas.

Nah untuk lebih melengkapi proses untuk membuat teks eksplanasi ini, mari kita kupas mengenai kaidah kebahasaan dan struktur teks eksplani ini.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Sebelum mengetahui apa saja kaidah kebahasaan dari teks eksplanasi, maka anda harus tahu dulu, apa itu kaidah kebahsaan?

Kaidah kebahasaan merupakan aturan-aturan atau kaidah-kaidah yang dipakai untuk membentuk kata dan kalimat sebagai ciri ataupun pembedaan dengan jenis teks lainnya.

Nah, jadi sekarang sudah jelas ya apa itu kaidah kebahasaan?

Mari kita beranjak ke bahasan selanjutnya yaitu kaidah kebahasaan dari teks eksplanasi. Sama halnya dengan teks lainnya, teks eksplanasi juga memiliki kaidah kebahasan yang unik dan berbeda dari teks lainnya.

Sehingga dengan mengetahui kaidah kebahasaan teks eksplonasi maka saat kita membaca suatu teks akan langsung bisa menyimpulkan apakah teks tersebut merupakan teks eksplonasi atau bukan.

Nah, berikut ini kaidah kebahasaan teks eksplonasi yang sebaiknya anda ketahui:

  • Teks eksplanasi memiliki istilah atau bahasa yang ilmiah
  • Topik yang diangkat bersifat umum dan tidak mencakup partisipan mengenai manusia
  • Dibuat sesuai dengan peristiwa yang sesuai fakta atau benar-benar terjadi
  • Biasanya menggunakan kalimat pasif
  • Biasanya memiliki konjungsi kausal dan juga waktu
  • Menggunakan kata kerja lebih sering relasional dan juga material

Struktur Teks Eksplanasi

Kini mari kita bahas mengenai sturktur teks eksplanasi ini. Mengetahui struktur teks eksplanasi ini sangat penting, karena dengan mengetahui strukturnya maka kita bisa membentuk atau membuat teks eksplanasi sendiri.

Berikut ini struktur teks eksplanasi yang harus diepenuhi:

  • Pernyataan Umum
    Struktur ini mencakup penjelasan sebuah topik dan juga proses yang terbentuk dari adanya peristiwa tertentu.
  • Sebab dan Akibat
    Struktur teks eksplanasi yang kedua adalah ‘sebab dan akibat’ yang berisi penjelasan tentang tahapan peristiwa yang disusun dengan cara bertahap mulai dari awal sampai akhir.
  • Interpretasi
    Struktur teks eksplanasi selanjutnya adalah interpretasi yaitu memberi suatu pernyataan mengenai topik yang tengah diuraikan di dalam suatu teks. Struktur yang ketiga ini bisa disebut sebagai kesimpulan dari teks eksplanasi itu sendiri.

Bagian-bagian Teks Eksplanasi

Setelah kita mengetahui struktur teks eksplanasi, kita juga harus mengetahui apa saja bagian-bagian dari teks eksplanasi ini.

Untuk menyusun suatu teks eksplanasi, ada bagian-bagian teks eksplanasi akan mendukung fungsi dari teks itu sendiri. Sehingga teks eksplanasi yang dibuat menjadi uraian yang sangat mudah untuk dipahami.

Apa saja bagian dari teks eksplansi ini? Berikut ini diantaranya: 

Berikut adalah bagian-bagian teks eksplanasi yang harus dipahami.

  • Pembuka
    Bagian pembuka menjadi bagian pertama dari teks eksplanasi ini. Pada umumnya, di bagian pembuka penulis akan bercerita mengenai topik yang diangkat dalam teks eksplanasi secara umum.
  • Isi
    Selanjutnya adalah bagian isi, dimana pada bagian isi ini merupakan bagian dari rentetan penjelasan tentang fenomena yang terjadi atau diangkat dalam teks eksplanasi tersebut.
  • Penutup
    Terakhir adalah bagian penutup. Dimana penutup ini berisi soal inti dari penjelasan yang ada di dalam teks eksplanasi.

Contoh Teks Eksplanasi serta Strukturnya

Berikut ini beberapa contoh teks eksplanasi yang bisa anda pelajari dengan seksama:

1. Contoh Teks Eksplanasi Sosial

Untuk contoh yang pertama adalah mengenai bidang sosial, berikut ini diantaranya: 

Contoh 1: Kemiskinan

Pernyataan Umum (Pembuka)

Kemiskinan adalah tingkat penghasilan masyarakat yang rendah sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari (makan, tempat tinggal, pendidikan, dan lainnya). Umumnya masyarakat miskin biasa tinggal di gubuk, kolong jembatan, bantaran kali. Tak jarang masyarakat miskin membangun sendiri rumah di atas tanah milik Negara. Kemiskinan terjadi di seluruh dunia dan banyak negara berkembang yang mempunyai masalah ini, kemiskinan.

Deretan Penjelas (Isi)

Kemiskinan terjadi sebab beberapa faktor, salah satunya adalah keterbatasan kelengkapan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Bangkrut, musibah, perbudakan, struktur sosial juga menjadi faktor penyebabnya. Struktur sosial dan perilaku menjadi dominasi faktor masalah kemiskinan. Perilaku konsumtif, gengsi, pengeluaran uang tidak sesuai dengan pemasukan juga termasuk. Faktor struktur sosial mengarah kepada masalah turun temurun (terutama masalah pendidikan orang miskin). Perilaku gengsi, sehingga masyarakat lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan.

Sebenarnya banyak usaha yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah untuk mengatasi kemiskinan. Misalnya adalah menaikkan upah minimum kerja, memperluas lapangan pekerjaan, pendidikan gratis dan tempat tinggal dengan harga terjangkau. Hal itu harus didukung dengan perilaku masyarakat yang tidak menghamburkan uang, menghindari gengsi, menabung dan membantu orang di sekitarnya. Sehingga kerjasama masyarakat dan pemerintah dapat berjalan efektif untuk mengatasi kemiskinan.

Penutup (Interpretasi)

Seharusnya di Indonesia tidak perlu ada kemiskinan. Apabila kita dapat dan mau menerima serta bersyukur terhadap apa yang dimiliki. Sifat-sifat buruk seperti yang disebut diatas harus kita hilangkan dan kerjasama pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghilangkan kemiskinan di Indonesia.

Contoh 2: Sampah

Pernyataan Umum (Pembuka)

Sampah merupakan salah satu benda yang sudah tidak digunakan atau dimanfaatkan lagi. Keberadaan dari sampah sendiri sangatlah mengganggu, khususnya dari kesehatan masyarakat yang ada di sekitar. Jenis sampah sendiri dibagi menjadi dua, pertama adalah sampah organik dan kedua adalah sampah non-organik.

Sampah organik merupakan sampah yang dapat terurai oleh bakteri dengan sangat mudah. Contoh dari sampah organik di sini adalah sayuran, daun yang sudah kering dan berbagai jenis makanan yang sudah basi. Manfaat dari sampah organik yang banyak digunakan oleh masyarakat adalah untuk pupuk tanaman atau pupuk kompos untuk tumbuhan. Sementara sampah non-organik sendiri merupakan sejenis sampah yang sangat sulit untuk diuraikan seperti botol, kaleng, plastik dan lain sebagainya. Di antara langkah yang bisa dilakukan untuk bisa mengurangi keberadaan sampah organik adalah dengan melakukan pengolahan atau daur ulang. Benda-benda tersebut dapat dijadikan sebagai barang yang nilai jualnya cukup tinggi.

Deretan Penjelas (Isi)

Di sekitar masyarakat, sampah memang menjadi suatu fenomena yang cukup banyak dijumpai. Pada awalnya, sampah-sampah adalah hal yang biasa berserakan di sekitar rumah dan sebagainya. Namun, ternyata sampah bisa memunculkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat itu sendiri, seperti banjir, longsor dan juga bisa menjadi sumber dari penyakit. Sampah yang selalu diabaikan dan menumpuk ternyata bisa menyebabkan bau yang amat tidak enak. Sehingga itu akan menyebabkan terjadinya pencemaran udara di sekitar bahkan bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit kronis seperti DBD dan muntaber. Selain itu, sampah juga bisa menyebabkan beberapa bencana besar seperti longsor dan banjir. Banyaknya sampah yang dilempar atau dibuang ke sungai bisa menghambat aliran sungai dan seiring dengan berjalannya waktu maka air sungai tersebut pun bisa meluap dan mengakibatkan banjir. Dengan demikian, aktifitas atau kegiatan masyarakat juga akan terhambat.

Penutup (Interpretasi)

Apabila kamu terbiasa membuang sampah sembarangan, maka bisa menimbulkan dampak yang amat merugikan di kemudian hari. Maka dari itu, sebagai makhluk yang ingin sejahtera, mari menjaga lingkungan sekitar dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Ini adalah hal kecil yang bisa mengurangi bahaya dari penumpukan sampah. Dan untuk jenis sampah organik, kamu bisa mengolahnya menjadi pupuk. Sementara untuk jenis sampah non organik, kamu bisa membuatnya sebagai kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.

Contoh 3: Pengamen Jalanan

Pernyataan Umum (Pembuka)

Semakin menjamurnya pengamen jalanan saat ini terutama di kota – kota besar seolah menimbulkan masalah tersendiri. Ada yang menanggapinya secara positif namun lebih banyak lagi yang menanggapinya secara negative. Pengamen jalanan adalah penari, penyanyi, atau pemain music yang mengadakan pertunjukkan di jalanan dengan cara berpindah-pindah dari satu kendaraan ke kendaraan lain. Pengamen jalanan lekat dengan simbol anak jalanan yang digambarkan dekil, kotor, nakal, kriminal, dsb. Buruknya pandangan masyarakat terhadap pengamen jalanan menimbulkan problema tersendiri yang patut untuk dibahas.

Deretan Penjelas (Isi)

Stigma negatif masyarakat terhadap keberadaan pengamen sudah berlangsung sejak lama. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Faktor tersebut antara lain , karena sebagian besar masyarakat menganggap buruk profesi ini. Masyarakat berasumsi bahwa semua pengamen jalanan tidak berpendidikan dak akrab dengan dunia hitam kriminal, dan masih banyak lainnya. Faktor-faktor diatas hanya segelintir dari beragam alasan yang muncul di masyarakat terkait tanggapan negative mereka terhadap pengamen jalanan.

Banyak hal yang melatarbelakangi orang-orang untuk turun ke jalan dan mengamen. Ada yang dikarenakan himpitn ekonomi sehingga mengharuskan mereka untuk turun ke jalan demi sesuap nasi. Ada juga yang dilatarbelakangi alas an untuk menyalurkan hobi dan minat mereka. Lazim ditemui para mahasiswa yang menjadi pengamen karena minat dan hobi mereka adalah bernyanyi dan bermain musik.

Masyarakat di kota-kota besar yang menggunakan moda transportasi pribadi maupun publik mungkin sudah terbiasa dengan hilir mudik pengamen jalanan yang menyatu dengan para pedagang asongan, pengemis, gelandangan, dll. Tanggapan masyarakat awam tentang pengamen jalanan beragam, ada yang mengaku cukup terhibur dan senang terhadap keberadaan mereka. Lebih banyak lagi yang merasa terganggu dan tidak nyaman terhadap mereka. Cita pengamen diperburuk lagi dengan banyaknya kasus kriminal yang melibatkan pengamen jalanan sebagai pelakunya.

Pengamen jalanan tidak boleh kita pandang hanya dengan sebelah mata. Ada beberapa artis papan atas Indonesia hingga dunia yang merintis karirnya dari jalanan. Dalam negeri ada Charlie Van Houten, yang dulu tergabung dalam salah satu band ternama di Indonesia, ST 12. Ia mengaku memulai karirnya mengamen dari satu stasiun kereta ke stasiun lainnya. Ada juga Tegar, Aris ‘Idol’, dll. Di luar negeri, ada grup band termahsyur di zamannya yaitu bahkan melegenda hingga sekarang band kenamaan The Beatles. Ada juga Ed Sheeran yang dahulunya merupakan pengamen jalanan di sekitaran arena O2 di London, Inggris. Ia telah diakui sebagai musisi yang hebat, ditambah banyaknya penghargaan yang telah diraihnya termasuk yang paling bergengsi dalam industry music dunia “Grammy Awards”. Artis-artis di atas menjadi bukti nyata bahwa pengamen jalanan tidak boleh dipandang sebelah mata.

Penutup (Interpretasi)

Menanggapi keberadaan pengamen jalanan haruslah dilihat dari dua sisi. Pola penyelesaian masalah ini harus dilakukan di seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah juga harus memegang peran untuk mengedukasi dan membimbing para pengamen jalanan agar menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik kedepannya. Kita sebagai masyarakat harus bersikap bijaksana. Seperti pepatah yang mengungkapkan “jangan hanya menilai buku dari sampulnya”, mungkin sudah saatnya kita menggunakan pepatah ini dalam menanggapi keberadaan pengamen jalanan di sekitar kita.

2. Contoh Teks Eksplanasi Budaya

Contoh 1: Perubahan Budaya

Pernyataan Umum (Pembuka)

Budaya tidak selamanya identik dengan hal-hal yang tradisional, misalnya pakaian, bahasa, kesenian, makanan khas, dan lainnya. Tetapi seringkali saat kita mendengar kata “budaya”, maka yang terlintas di pikiran kita adalah simbol budaya dari suatu daerah atau negara, seperti pakaian, bahasa, makanan, bentuk bangunan, adat istiadat, tari-tarian, musik, dan sebagainya.

Deretan Penjelas (Isi)

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Maka dari itu antara satu daerah dengan daerah yang lain mempunyai budaya yang berbeda. Selain itu, masa lalu dan masa kini juga mempengaruhi budaya yang ada pada suatu daerah. Jika dikelompokkan, hasil budaya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu kepercayaan, pengetahuan, dan estetika. Ketiga hal tersebut saling berpengaruh satu sama lain dan timbul hasil seperti hukum, bahasa, adat istiadat, teknologi, pakaian, makanan, tempat tinggal, dan lainnya.

Mengapa budaya selalu berkembang dan berubah seiring berjalannya zaman? karena disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti manusia berhubungan satu sama lain secara langsung maupun tidak langsung antar daerah. Saat ini, perkembangan teknologi membuat pengaruh satu budaya dengan budaya lain semakin mudah. Kemudian, manusia selalu berkembang, yang menghasilkan adanya perubahan cara hidup, kebutuhan hidup, dan sebagainya sehingga memberikan pengaruh pada perubahan budaya.
Perubahan lingkungan yang lumayan ekstrim.

Sehingga tidak mungkin perubahan budaya tidak terjadi, dan wacana mengenai pelestarian budaya hanya akan berbentuk wacana simbolis saja. Karena manusia juga pastinya tidak bisa hidup dengan menggunakan cara hidup yang lama.Tetapi perlu kita perhatikan bahwa budaya lama tetap akan menjadi acuan untuk melahirkan budaya baru, sehingga kita bisa mengatakan bahwa budaya baru adalah hasil modifikasi budaya lama.

Penutup (Interpretasi)

Sehingga tidak selamanya perubahan budaya berarti buruk, walaupun selalu disayangkan karena beberapa hal dari budaya lama yang punah atau hilang. Menjadi sebuah ironi bahwa di satu sisi hilangnya budaya lama sangat disayangkan, tetapi di sisi lain manusia tidak sanggup untuk berada di satu titik saja.

Contoh 2: Wayang

Pernyataan Umum (Pembuka)

Wayang merupakan seni pertunjukan asli Indonesia yang berkembang secara pesat di Pulau Jawa dan Bali. Selain dua daerah tersebut, wayang juga populer di Sumatera dan Semenanjung Malaya, dimana budaya wayang di daerah ini dipengaruhi oleh kebudayaan Jawa dan Hindu.

Deretan Penjelas (Isi)

Lembaga kebudayaan dunia, UNESCO; pada tanggal 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka terkenal dari Indonesia, sebagai warisan maha karya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur. Hingga saat ini yang bisa didapat tentang wayang, bahwa awal pertunjukan wayang berasal dari Prasasti Balitung di abad ke 4 yang berbunyi si Galigi mawayang. Saat agama Hindu masuk ke Indonesia dan menyesuaikan budaya yang sudah ada saat itu, wayang menjadi media efektif untuk menyebarkan agama ini. Pertunjukan wayang menggunakan cerita Mahabharata dan Ramayana.

Ketika Islam datang, muncul juga boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi, dimana hanya bayangannya saja yang terlihat saat pertunjukan, wayang inilah yang kita kenal dengan wayang kulit. Selain itu, ada juga wayang Sadat yang digunakan untuk menyebarkan Islam dengan memperkenalkan nilai-nilai Islam. Saat misionaris Katolik, Bruder Timotheus L. Wignyosubroto, FIC di tahun 1960 dalam misinya menyebarkan agama Katolik, dia mengembangkan Wayang Wahyu, yang sumber ceritanya berasal dari Alkitab.

Penutup (Interpretasi)

Kita ketahui bahwa bersama nilai-nilai filosofi yang tersimpan dalam pe-wayang-an selalu mengajak masyarakat untuk berbuat baik dan menghindari kejahatan, serta menanamkan kepada masyarakat semangat “amar ma’ruf nahi mungkar” Atau istilah dalam pewayangan “memayu hayuning bebrayan agung”, sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing. Kita sadar harus membantu melestarikan budaya wayang Negara Kita, dan bisa kita lakukan dengan berbagai cara sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga wayang akan terus lestari.

Contoh 3: Penyebab Lunturnya Budaya Indonesia

Pernyataan Umum (Pembuka)

Budaya di Indonesia kian hari kian luntur karena kurangnya kesadaran masyarakat, kurangnya pembelajaran budaya, dan kurangnya komunikasi budaya. Hal tersebut terbilang turun drastis karena kebanyakan dari kita memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai perkembangan zaman. Bahwa kita menganggap bahwa budaya asing lebih praktis dan keren. Padahal hal itu tidak selamanya benar. Padahal banyak budaya luar yang dianggap keren tetapi tidak sesuai dengan jati diri dan budaya bangsa kita, Indonesia.

Deretan Penjelas (Isi)

Hasilnya menyebabkan kebudayaan kita tidak lagu diurus dan perlahan-lahan menghilangkan atau pun diklaim oleh Negara lain. Untuk itu, kemampuan berkomunikasi sangatlah penting agar tidak terjadi pemahaman yang salah tentang budaya yang dianut. Kurangnya komunikasi juga bisa membuat pertikaian antar suku yang mengakibatkan dampak pada persatuan dan kesatuan. Tidak kalah penting, kita juga harus memperhatikan komunikasi antar masyarakat dengan mengenalkan budaya satu sama lain dan ke generasi penerus bangsa dengan tujuan agar budaya kita tetap hidup.

Penutup (Interpretasi)

Pembelajaran budaya yang kurang, mengakibatkan budaya kita sedikit demi sedikit menghilang. Jadi, lebih biak mempelajari budaya sejak usia dini, untuk saja saat ini sudah ada mata pelajaran di sekolah yang membahas soal budaya. Tetapi sayangnya, banyak yang tidak menganggap penting mempelajari materi mengenai budaya. Padahal lewat pelajaran budaya, kita bisa membangun budaya bangsa dan bisa mempertahankan budaya lokal di era globalisasi ini. Karena sebetulnya budaya Indonesia bisa terjaga dengan banyak cara, salah satunya dengan melakukan pengajaran mengenai budaya kepada anak-anak bangsa kita.

3. Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam

Contoh 1: Gunung Meletus

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gunung meletus merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi karena adanya endapan magma yang ada di bagian perut bumi. Gas di dalam perut bumi tersebut disemburkan dengan kekuatan yang sangat besar. Latusan gunung berapi menjadi salah satu bencana alam yang luar biasa dan amat besar. Karena gunung berapi tercipta dengan letusan yang amat hebat.Ada banyak sekali gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. di antara gunung berapi yang masih aktif di Indonesia adalah Gunung Merapi, Gunung Krakatau, Gunung Tambora, Gunung Toba, Gunung Kerinci dan masih banyak lagi gunung berapi yang lainnya.

Deretan Penjelas (Isi)

Dikarenakan adanya hubungan dengan batas lempeng bumi secara langsung, maka sebagian aktifitas gunung berapi berkaitan erat dengan zona kegempaan yang terbilang aktif. Di antara tanda yang bisa dikenali sebelum sebuah gunung berapi meletus adalah adanya aktifitas misalnya berubahan suhu dan tekanan yang cukup tinggi di batas lempeng bumi tersebut. Hal tersebut menyebabkan ada berbagai material berupa batuan di sekitar gunung merapi yang meleleh.Secara umum, batuan yang meleleh tersebut dikenal dengan magma atau cairan pijar. Material yang terdapat di sekitarnya akandiinstruksi oleh magma tersebut melalui rekahan yang mendekati bagian permukaan bumi.

Cairan pijar atau magma tersebut terbentuk di dalam bagian perut bumi lantaran di dalam perut bumi tersebut suhunya sangat panas. Lalu dengan adanya material-material tersebut, maka akhirnya gas akan dikirimkan sehingga menjadi tercampur dengan magma. Pembentukan magma ada pada kedalaman sekitar 60 sampai dengan 120 km di bawah permukaan bumi. Kemudian di sekitar kawah ada sebuah magma yang memiliki kandungan gas. Letak magma tersebut ada pada bawah tekanan batu-batuan.

Akibat dari tekanan itulah gunung meletus terjadi dan mengeluarkan magma. Kemudian magma yang dikeluarkan oleh gunung meletus mengalir dan keluar dari bagian perut gunung menuju ke permukaan bumi. Magma dan gas tersebut meledak di dalam waktu yang bersamaan. Kemudian menimbulkan lubang yang disebut dengan lubang utama. Dari lubang tersebut, umumnya terdapat banyak materi vulkanik yang dimunculkan. Dan saat semburannya selesai, maka area puncak gunung merapi akan nampak layaknya mangkuk yang merupakan kawah. Sementara lubang utamanya ada di bagian dasar kawah tersebut.

Letusan gunung berapi sendiri menyebabkan dampak yang positif serta negatif sekaligus untuk masyarakat dan kehidupan di bumi. Dampak positif dari letusan tersebut adalah menjadikan tanah pertanian semakin subur. Di samping itu, material yang dihasilkan dari perut bumi bisa dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat setempat. Biasanya itu akan dipakai untuk sumber daya air dan juga wisata alam energi panas bumi. Sementara dampak negatif dari letusan gunung berapi tersebut bisa memberikan efek langsung ataupun tidak langsung bagi masyarakat sekitar. Efek langsung yang dimaksud adalah marabahaya dan juga ancaman bagi makhluk hidup. Hal itu dikarenakan gunung meletus bisa mengeluarkan zat beracun, jatuhan piroklastik dan juga awan panas. Sementara efek atau dampak tidak langsung yang ditimbulkannya adalah adanya hujan lahar, area perkebunan menjadi rusak, dan menimbulkan beberapa jenis penyakit seperti saluran pernapasan dan lain sebagainya.

Penutup (Interpretasi)

Oleh karena itu, sampai hari ini di antaranya bencana yang cukup mengerikan bagi masyarakat adalah gunung meletus.Kehebatan dari letusan gunung berapi juga dapat memecah pulau dan juga menciptakan danau.

Contoh 2: Gempa Bumi

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gempa bumi merupakan suatu guncangan yang penyebabnya adalah adanya pergerakan lapisan batu di bumi. Getaran tersebut asalnya adalah dari dasar bumi.Dan terdapat daerah atau kawasan tertentu yang rentan mengalami gempa bumi. Daerah yang dimaksud adalah beberapa daerah gunung merapi aktif dan daerah-daerah sekitar lautan luas.

Deretan Penjelas (Isi)

Dikarenakan adanya gerakan atau pergeseran lapisan di dasar bumi dan letusan gunung merapi yang sangat kuat, maka pada akhirnya itulah yang menyebabkan gempa bumi terjadi. Tidak sebatas itu, gempa bumi juga terjadi dalam waktu yang sangat cepat dan efeknya sangat kuat terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Getaran dalam gempa bumi yang amat kuat tersebut kemudian menyebar ke berbagai penjuru dan itu menyebabkan banyak bangunan yang menjadi rata dengan tanah. Kejadian semacam ini tidak jarang memakan korban jiwa tersendiri.

Gempa bumi sendiri terbagi menjadi dua bentuk, perama adalah gempa vulkanik dan kedua adalah gempa tektonik. Sebab dari gemba vulkanik adalah meletusnya gunung berapi dengan ukuran besar. Dibandingkan dengan gempa tektonik, gempa vulkanik ini memang jarang terjadi. Sedangkan yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik adalah lapisan kerak bumi yang lunak sehingga menyebabkan bumi mengalami pergerakan atau pergeseran.

Berdasarkan pada teori tektonik Plate, ada beberapa lapisan buatan yang ada di bumi ini. Dan kebanyakan kawasan yang berlapis kerak tersebut nantinya bisa hanyut kemudian mengapung pada sebuah lapisan seperti salju. Lapisan tersebut mengalami pergerakan yang sangat pelan. Sehingga menyebabkan tabrakan atau pecah antara lapisan satu dengan lapisan yang lainnya. Inilah yang menyebabkan gempa bumi terjadi.

Penutup (Interpretasi)

Gempa bumi bisa terjadi dengan tidak mengenal musim. Kapan saja ia mungkin terjadi. Meski demikian, gempa kerap terjadi di kawasan tertentu saja. Misalnya pada perbatasan plat pacific karena sebagian besar dari area tersebut dikelilingi oleh gunung berapi. Oleh karena itu, tempat tersebut dikenal dengan istilah lingkaran api.

Contoh 3: Banjir

Pernyataan Umum (Pembuka)

Pelangi atau bianglala adalah fenomena alam yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi mempunyai berbagai macam warna yang saling sejajar dan tampak di langit, pelangi dianggap juga sebagai gejala optik. Umumnya pelangi berbentuk busur, dan masing-masing ujungnya mengarah pada titik yang berbeda. Pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Tak jarang pelangi juga bisa dilihat di sekitar air terjun yang deras.

Deretan Penjelas (Isi)

Pelangi muncul karena cahaya membias dan menyimpang menjauhi partikel. Ketika matahari terbenam maka langit akan menjadi merah karena sinar matahari melewati atmosfer yang lebih tebal daripada keadaan matahari di siang hari. Pelangi juga tidak akan terlihat di malam hari maupun saat mendung, ini menandakan jelas kalau pelangi adalah peristiwa alam karena pembiasan cahaya. Awalnya cahaya matahari melewati tetes hujan lalu dibiaskan/dibelokkan ke tengah tetes hujan sehingga membuat cahaya putih berubah menjadi warna spektrum.

Penutup (Interpretasi)

Pelangi bisa kita lihat saat sedang hujan ketika matahari bersinar dari sisi berlawanan dengan arah kita menghadap. Sehingga posisi kita harus ada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang kita. Mudahnya begini, kita sebagai pengamat, matahari, dan pusat busur pelangi mesti berada di satu garis lurus. Sehingga kita bisa menikmati indahnya warna-warni pelangi yang terdiri dari warna Merah, Jingga, Kuning, Hijau Biru, Nila, Ungu.

4. Contoh Teks Eksplanasi Banjir

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Biasanya banjir datang secara mendadak dan mengalir deras sehingga menghanyutkan benda-benda. Banjir bisa mengakibatkan beragam masalah seperti ekonomi, sosial, dan merusak sarana prasarana yang ada.

Deretan Penjelas (Isi)

Kita ketahui bersama mengenai banjir bahwa terdapat beberapa penyebab. Penyebab terjadinya banjir yang pertama karena curah hujan yang tinggi di suatu daerah sehingga air sungai tidak bisa menampung kapasitas air seperti biasanya. Sampah yang berada di sungai karena dibuang sembarangan oleh manusia juga bisa mengakibatkan banjir karena aliran air sungai menjadi terhalang dan mampet. Hutan yang gundul akibat penebangan liar juga berpengaruh terhadap timbulnya banjir. Sebab, akar pohon yang seharusnya berfungsi sebagai penyerap air, tidak ada sehingga air tidak terserap dan akan menggenang di daratan.

Kita lihat kota besar seperti Jakarta, banyak pemukiman warga yang terdapat di pinggir sungai. Rumah yang berada di bantaran sungai menjadi salah faktor penyebab banjir. Karena tanah bisa saja longsor dan menutupi sisi sungai. Kemudian, faktor lain penyebab terjadi banjir karena bendungan yang jebol karena lingkungan yang kurang terawat. Dan bendungan yang jebol bisa juga karena faktor hujan sehingga debit air meningkat.

Penutup (Interpretasi)

Dampak yang diakibatkan oleh banjir dibagi menjadi 3, yaitu dampak primer, dampak sekunder, dan dampak tersier (jangka panjang). Dampak primer ini meliputi kerusakan fisik seperti mobil, bangunan, jembatan, jalan raya. Dampak sekunder meliputi persediaan air, penyakit, pertanian dan kesediaan pangan, transportasi, pepohonan. Dampak tersier/jangka panjang meliputi ekonomi menjadi sulit karena penurunan jumlah wisatawan, kelangkaan makanan, biaya pembangunan kembali. Sehingga kami mengajak agar kita lebih tertib lagi membuat sampah, jangan sampai membuat sampah di area sungai yang justru bisa mengakibatkan banjir yang efeknya kembali ke diri kita masing-masing.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Musim hujan 2018-2019 diprediksi masih akan menimbulkan bencana banjir bagi Jakarta, terutama pada puncak musim hujan yang jatuh pada Februari 2019. Banjir memang sudah lama menjadi langganan di Jakarta setiap tahunnya, bahkan menjadi satu momok bagi Ibukota Negara.  Tidak tanggung-tanggung, menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah menyebutkan, sebanyak 129 kelurahan dari 268 di Jakarta dan Kepulauan Seribu terancam banjir pada musim hujan 2018/2019. Dapat dikatakan bahwa kelurahan yang rawan banjir itu mencapai sekitar 48 persen dari total jumlah kelurahan yang ada.

Deretan Penjelas (Isi)

Jumlah 129 kelurahan itu merupakan jumlah diantisipasi akan banjir akibat meluapnya sungai. Beberapa sungai yang berpotensi membanjiri kelurahan-kelurahan itu yakni Angke, Pesanggrahan, Krukut, Ciliwung Kelurahan, Kanal Banjir Barat, Ciliwung Lama Kelurahan, Sunter, Cipinang Kelurahan, dan Cengkareng Drain. Kelurahan-kelurahan yang paling rawan banyak berada di Jakarta Selatan, disusul Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.  Bambang mengatakan, kelurahan yang berpotensi banjir itu berada di daerah aliran sungai (DAS) yang belum dinormalisasi atau dilebarkan dan dibeton. Selain itu, titik banjir dari tahun sebelumnya tak akan berkurang jauh. Itu terjadi terutama di DAS Ciliwung yang banjirnya cukup parah karena sudah dua tahun pemerintah tidak melakukan normalisasi di Ciliwung.

Tertundanya normalisasi sungai disebabkan ketidaksiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membebaskan bantaran sungai dari okupasi warga. Selama normalisasi tertunda, BBWSCC tetap berupaya meminimalisasi faktor banjir dengan mengeruk sungai yang sedimentasi atau pengendapannya tinggi.  Namun, pengerukan tidak seefektif ketika normalisasi dalam mengurangi banjir. Di luar dari 129 titik rawan banjir akibat luapan sungai, Bambang juga mengingatkan akan potensi genangan di ruas-ruas jalan dan permukiman akibat buruknya drainase ketika hujan turun.

Penutup (Interpretasi)

Sebenarnya langkah antisipasi banjir telah dilakukan pemerintah selama setahun terakhir. Meski bukan normalisasi sungai, namun Pemprov DKI tetap berusaha menambah daya tampung sungai dengan pengerukan dan pembersihan sampah. Namun, karena banyaknya masyarakat yang membandel karena tetap membuat tempat tinggal di dekat sungai, membuat proses ini berjalan lambat. Padahal, ini dilakukan supaya Jakarta tidak terus-menerus tergenang banjir tiap tahunnya.

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang menjadi langganan tahunan bagi sebagian kota di Indonesia. Banjir sendiri mempunyai arti sebuah ketidaksanggupan sungai, danau, drainase maupun aliran air lainnya. Agar menampung air hujan, dengan air hujan yang jumlahnya begitu besar akan meluap serta menggenangi tempat-tempat disekitar tampungan air tersebut.

Deretan Penjelas (Isi)

Banjir sendiri umum terjadi di tempat-tempat seperti daerah pinggiran sungai, pemukiman yang berdiri di tempat resapan air, serta tempat yang drainasenya juga bermasalah. Banjir sering terjadi pada saat musim penghujan dimana intensitas air yang turun cukup banyak, hal ini disebabkan ada 2 yaitu faktor alam serta faktor sosial.

Faktor alam adalah faktor yang disebabkan atau berasal dari alam itu sendiri, misalnya terjadi hujan deras dengan durasi yang cukup lama sehingga membuat tempat penampungan air menjadi meluap dan menggenangi tempat-tempat disekitarnya, selain itu ada juga erosi dan sedimentasi yang menyebabkan terjadinya penyempitan sungai sehingga daya tampungnya berkurang. Lebih parah lagi, banjir juga bisa disebabkan karena erupsi gunung berapi yang berupa banjir lahar dingin. Faktor kedua yaitu faktor sosial dimana penyebabnya tidak lain dan tidak bukan adalah manusia itu sendiri. Ya faktor sosial ini menjadi faktor yang menjadi penyebab utama terjadinya banjir. Kebiasaan membuang sampah disungai, membangun bangunan di tempat resapan air, menggunduli hutan dan lainnya mengakibatkan terjadinya banjir.

Penutup (Interpretasi)

Dari ulasan tersebut, banjir merupakan bencana alam yang disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor alam dan faktor sosial. Bagi penulis sendiri faktor sosial lah yang menjadi penyumbang terbesar adanya bencana banjir ini.

5. Contoh Teks Eksplanasi Gempa Bumi

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gempa bumi terjadi secara tiba-tiba, biasanya tanpa tanda-tanda peringatan, dan dapat menyebabkan kerusakan besar. Meskipun ada cabang ilmu pengetahuan khusus yang disebut seismologi (di Indonesia disebut BMKG/Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yang mempelajari tentang gempa bumi dan mencoba memprediksi kejadiannya, namun tidak dapat membantu dalam menentukan waktu atau tanggal yang tepat dari bencana alam ini.

Deretan Penjelas (Isi)

Para ilmuwan di seluruh dunia terus-menerus mencoba memprediksi terjadinya gempa bumi. Meskipun badan seismologi memperingatkan akan terjadinya Gempa Bumi di daerah-daerah tertentu di masa depan namun tidak dapat mengetahui kapan tepatnya gempa itu akan terjadi. Seperti yang telah diketahui yaitu gempa bumi tidak dapat diprediksi secara tepat kapan terjadinya, sehingga orang-orang mulai hidup dalam ketakutan akan terjadinya gempa. Kepanikan di antara orang-orang yang tinggal di daerah seperti itu dapat terlihat jelas karena mereka hampir tidak dapat berbuat banyak untuk melindungi diri mereka sendiri dari kemungkinan kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam ini.

Namun, gempa bumi tidak selalu parah dan merusak. Kadang-kadang, terjadi dalam skala yang kecil dan ringan. Kadang-kadang, terasa sangat ringan sehingga orang bahkan tidak mengetahui bahwa ini telah terjadi. Meskipun sedikit getaran, disarankan untuk mengevakuasi bangunan dan keluar di area terbuka untuk memastikan keamanan.

Penutup (Interpretasi)

Gempa bumi, dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Manusia hanya memprediksi kapan akan terjadi gempa bumi dalam rentang waktu yang panjang dan bukan dalam suatu waktu yang tepat. Hal itu menjadikan peringatan sendiri kepada semua orang untuk selalu waspada apabila gempa bumi terjadi suatu saat.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gempa bumi adalah getaran yang dihasilkan ketika dua lempeng di bawah permukaan bumi, bertabrakan satu sama lain dan melepaskan gelombang seismik. Dengan demikian, gempa bumi menghasilkan pelepasan energi secara tiba-tiba dari dalam bumi, yang berbentuk getaran, peristiwa itu biasa disebut gempa bumi. Di seluruh dunia, sekitar lima puluh ribu gempa bumi terjadi setiap tahun, tetapi hanya sekitar seratus di antaranya yang berpotensi berbahaya. Sedikit yang dipahami tentang mereka sampai abad ke-20, ketika Seismologi diperkenalkan sebagai studi tentang gempa bumi. Dalam teks eksplanasi gempa bumi berikut, kita akan membahas sebab, akibat, dan fakta tentang gempa bumi.

Deretan Penjelas (Isi)

Gempa bumi disebabkan oleh pergerakan atau pecahnya bebatuan di bawah permukaan bumi. Di bawah permukaan bumi, lapisan-lapisan batu tetap saling terhubung. Batuan atau lempeng saling mendorong satu sama lain secara terus menerus, tetapi tidak bergerak saat gaya saling menyeimbangkan. Namun, jika bebatuan pecah atau lapisan bergerak saling berhadapan, gelombang seismik dihasilkan yang mencapai permukaan dalam bentuk getaran yang dikenal sebagai gempa bumi. Oleh karena itu, gempa bumi dirasakan selama lempeng-lempeng tersebut saling bergesekan dan berhenti begitu lempeng tersebut tersangkut lagi.

Dalam bahasa seismik, titik tepat di bawah tempat bebatuan pecah disebut fokus/Hiposentrum dan titik tepat di atas disebut episentrum.Tingkat keparahan gempa bumi diukur dalam skala Richter. Gempa bumi kuat memiliki nilai tinggi pada skala Richter sedangkan gempa bumi rendah memiliki nilai lebih rendah. Gempa berkekuatan 6 hingga 7 pada skala Richter berpotensi merusak nyawa dan harta benda, sedangkan efek gempa berukuran 4 hingga 5 pada skala Richter hanya dapat mengakibatkan getaran ringan atau sedikit kerusakan struktural. Berikut ini merupakan dampak yang ditimbulkan dari terjadinya gempa bumi.

  • Tremor atau Getaran

Perguncangan tanah adalah efek pertama dari gempa bumi dan juga yang paling merusak. Kekuatan getaran tergantung pada besarnya gempa dan jarak tempat dari pusat gempa. Gempa berkekuatan sekitar 6 atau lebih pada skala Richter memiliki kemampuan untuk menghancurkan bangunan yang paling kuat sekalipun, tergantung pada jaraknya dengan pusat gempa.

  • Retakan Tanah

Kadang-kadang, gempa bumi yang berkekuatan tinggi dalam skala Richter dapat menyebabkan pecahnya atau retaknya permukaan tanah di sepanjang garis patahan. Kadang-kadang, ketika gempa berpotensi tinggi pada skala Richter, dapat terjadi keretakan tanah dengan kedalaman beberapa meter dan beberapa kilometer. Pecahnya tanah semacam itu sangat berbahaya untuk tempat-tempat vital seperti bendungan, stasiun tenaga nuklir dan jembatan.

  • Kebakaran

Gempa bumi dapat menyebabkan kebakaran hutan, karena getaran memaksa pohon untuk saling bergesekan, sehingga menghasilkan panas dan percikan api. Sudah banyak peristiwa kebakaran hutan setelah gempa bumi. Selain itu, gempa bumi juga dapat menyebabkan kebakaran di daerah perkotaan, dengan memutus saluran listrik dan merusak sistem perlindungan listrik.

  • Tanah Longsor

Tanah longsor adalah efek samping gempa bumi yang paling umum di daerah berbukit. Goncangan bumi menggusur tanah di bukit yang curam, sehingga menyebabkan tanah longsor. Tanah longsor kadang-kadang berpotensi lebih berbahaya daripada gempa itu sendiri, karena mengandung puing-puing seperti pohon dan batu, dan memiliki potensi tinggi untuk merusak rumah dan harta benda serta kematian.

  • Tsunami

Tsunami adalah dampak gempa bumi yang paling parah dan menakutkan. Tsunami disebabkan ketika pusat gempa bumi terletak di bawah permukaan laut. Gempa bumi di dasar laut menghasilkan gelombang yang kecil di episentrum/pusat gempa, tetapi saat mereka bergerak menuju pantai, mereka menjadi sangat besar, lebih cepat, dan lebih kuat. Gelombang yang hanya berukuran 1 meter di atas episentrum dapat mencapai ukuran 100 meter di pantai, yang berakibat hilangnya nyawa yang sangat besar dan kerusakan yang luar biasa.

Meskipun ilmu untuk mempelajari gempa telah berkembang secara signifikan, namun belum dapat ditentukan secara pasti kapan akan terjadi gempa bumi. Di bawah ini adalah beberapa tindakan pencegahan keamanan yang dapat kalian ambil ketika terjebak dalam suatu situasi, untuk menyelamatkan diri dan keluarga dari bahaya.

  • Situasi 1 – Di Luar Rumah

Jika Anda berada di luar ruangan dan merasakan gempa bumi, menjauhlah dari bangunan, tiang, pohon secepat mungkin. Saat terperangkap di luar saat gempa, sebaiknya berdiri diam di tanah yang lapang, jauh dari bangunan apa pun yang dapat menimpa kalian.

  • Situasi 2 – Di Dalam Ruangan

Jika kalian terjebak di dalam ruangan ketika terjadi gempa bumi, pilihan terbaik bagi kalian adalah menemukan meja atau tempat tidur yang kokoh dan kuat dan berbaring di bawahnya, menundukkan kepala dan lengan kalian menutupi kepala. Tetap berada di posisi ini sampai getaran berhenti atau bantuan tiba.

  • Situasi 3 – Mengemudi Kendaraan

Jika Anda mengemudi dan merasakan gempa bumi, maka bergeraklah secepat mungkin untuk menghindari bangunan dan tetap berada di dalam kendaraan. Kemudian setelah gempa bumi, lanjutkan perjalanan dengan hati-hati dan hindari jembatan jika mungkin, karena getarannya mungkin telah merusaknya.

Penutup (Interpretasi)

Gempa bumi adalah fenomena alam dan meskipun kita sudah mengetahuinya, kita tidak bisa menghentikannya dan tidak dapat memprediksinya secara pasti; namun, kita selalu bisa bertindak bijak ketika terjebak dalam situasi itu, menyelamatkan hidup kita serta kehidupan orang lain seperti menghindari bangunan tinggi dan berlindung di tanah lapang atau di bawah meja/kasur.

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gempa bumi adalah getaran atau goncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.

Deretan Penjelas (Isi)

Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat dibgolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik.

Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.

Penutup (Interpretasi)

Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

6. Contoh Teks Eksplanasi Pendidikan

Contoh 1: Proses Terjadinya Hujan

Pernyataan Umum (Pembuka)

Jumlah air di alam ini selalu tetap dan mengikuti “siklus hidrologi”. Siklus hidrologi adalah peredaran air yang terus berlangsung dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui proses evaporasi, kondensasi, dan presipitasi. Akibat panas matahari, air di permukaan bumi berubah wujud menjadi gas/uap dalam proses evaporasi. Evuporasi bisa terjadi melalui air (sungai, reservoir, waduk, dan air laut) dan tanaman.

Deretan Penjelas (Isi)

Tanaman menyerap air melalui akar. Energi panas matahari menyebabkan air di dalam tanaman keluar dalam wujud uap. Proses pengambilan air oleh akar tanaman dan penguapan dari dalam tanaman disebut transpirasi. Uap berubah menjadi air karena perbedaan temperatur di atmosfer. Butir-butir air terjadi karena tetesan air kecil (tiny droplet) yang timbul akibat kondensasi berbenturan dengan tetesan air lainnya dan terbawa oleh gerakan udara. Adanya gravitasi menyebabkan butir-butir air itu turun ke bumi, yang disebut dengan hujan atau presipitasi. Jika temperatur udara turun sampai di bawah 0° Celcius, butiran air akan berubah menjadi salju. Ketika sampai ke bumi, air hujan mengalir dan bergerak dari daerah yang tinggi ke daerah yang rendah. Aliran air ini disebut aliran permukaan tanah karena bergerak di atas muka tanah.

Penutup (Interpretasi)

Aliran ini akan masuk daerah tangkapan yaitu daerah aliran menuju ke sistem jaringan sungai, sistem danau, atau waduk.Dalam sistem sungai. aliran ini mengalir mulai dari sistem sungai kecil ke sistem sungai yang besar dan akhirnya menuju mulut sungai atau sering disebut estuary, yaitu tempat bertemunya sungai dengan laut.

Contoh 2: Proses Terjadinya Hujan Es

Pernyataan Umum (Pembuka)

Hujan es dalam ilmu meteorologi disebut juga hail, adalah presipitasi yang terdiri dari bola-bola es. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air lewat dingin di atmosfer pada lapisan di atas freezing level. Es yang terjadi dengan proses ini biasanya berukuran besar. Karena ukurannya, walaupun telah turun ke arah yang lebih rendah dengan suhu relatif hangat tidak semuanya mencair. Hujan es tidak hanya terjadi di negara subtropis, tapi bisa juga terjadi di daerah ekuator.

Deretan Penjelas (Isi)

Proses lain yang dapat menyebabkan hujan adalah riming, di mana uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih-benih es. Karena terjadi pengembunan yang mendadak maka terjadilah es dengan ukuran yang besar. Hujan es disertai puting beliung berasal dari jenis awan bersel tunggal berlapis-lapis (CB) dekat dengan permukaan bumi, dapat juga berasal dari multi sel awan, dan tumbuh secara vertikal dengan luas area horizontalnya sekitar 3-5 km dan kejadiannya singkat berkisar antara 3-5 menit. Jenis awan berlapis-lapis ini menjulang ke arah vertikal sampai dengan ketinggian 30.000 kaki lebih dan biasanya berbentuk bunga kol dan disebut awan cumulo nimbus (CB)(wikipedia.org).

Dua per tiga dari bumi ini mengandung air dan sisanya adalah daratan. Air itu tersimpan dalam di tempat seperti samudera, lautan, dan permukaan tanah. Air di samudera, lautan, sungai, dan danau tersebut akan mengalami penguapan atau evaporasi dengan bantuan sinar matahari, sedangkan air pada tumbuhan akan mengalami proses penguapan yang dinamakan transpirasi. Kemudian uap-uap air tersebut akan mengalami proses kondensasi atau pemadatan yang akhirnya menjadi awan. Awan-awan itu akan bergerak ke tempat yang berbeda dengan bantuan embusan angin baik secara vertikal maupun horizontal.

Awan yang mengandung uap air tertiup angin ke tempat yang dingin, mencapai dew point/titik embun lalu mengembun, dan karena beratnya, kemudian jauh sebagai hujan. Setelah mengembun dan menjadi air, lalu tertiup oleh angin thermis yang naik, ke ketinggian dengan temperatur di bawah freezing point. Embun tersebut lalu akan membeku menjadi es, dan akan jatuh. Karena ikatan antarmolekul es selaku benda padat jauh lebih kuat dari ikatan antarmolekul air, maka es tersebut lalu jatuh dalam bentuk yang tidak beraturan, bisa sebesar kepalan tangan. Inilah fenomena hujan es.

Penutup (Interpretasi)

Hujan es juga sering terjadi di Indonesia meskipun Indonesia terletak di daerah tropis yang suhu udaranya (di permukaan) selalu hangat dengan kelembapan udara yang relatif tinggi meskipun pada musim kemarau. Hujan es bisa menyebabkan kerusakan serius, khususnya untuk dunia otomotif, penerbangan, kaca dan jendela, peternakan, dan banyak lainnya.

Contoh 3:Proses Terjadinya Petir

Pernyataan Umum (Pembuka)

Petir merupakan peristiwa lepasnya muatan listrik statis yang terjadi secara dramatik dan alamiah. Peristiwa ini terjadi akibat dari keluarnya muatan-muatan listrik dari benda, dalam hal ini adalah awan. Pelepasan listrik statis kadang-kadang terjadi secara perlahan dan tenang. Namun, sesekali berlangsung cepat disertai percikan cahaya atau suatu bunyi ledakan. Percikan cahaya yang muncul ini disebut dengan kilat.

Deretan Penjelas (Isi)

Petir terjadi karena perbedaan potensial muatan antara awan dan bumi, atau awan dengan awan lainnya. Muatan pada awan itu terjadi karena awan bergerak terus-menerus secara teratur. Selama pergerakan itu awan akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi. Sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Biasanya ini terjadi sebelum awan ‘menumpahkan’ hujan.

Awan sendiri terdiri dari jutaan butir air dan es beku di udara. Selama proses interaksi, butiran air berbenturan dengan awan lain yang sedang kembali mencair (kendensasi) ke atas. Butiran ini mengakibatkan muatan negatif (elektron) terjatuh. Elektron tersebut terkumpul di bagian bawah memberikan muatan negatif dan awan yang naik yang kehilangan elektron, membawa muatan positif ke bagian atas. Pada titik ini, udara yang naik mempunyai kemampuan untuk membawa muatan positif ke awan bagian atas, bagian beku lainnya akan terjatuh ke bagian awan terbawah atau menuju ke tanah. Kombinasi antara benturan dan pembekuan ini menyebabkan perbedaan muatan yang sangat besar, dan mengakibatkan terjadinya sambaran petir. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan karena pada keadaan ini udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.

Penutup (Interpretasi)

Petir merupakan salah satu fenomena alam yang paling kuat dan menghancurkan. Meskipun arus petir hanya sesaat, kira-kira selama 200 mikrodetik, tapi kerusakan yang ditimbulkan sangat luar biasa. Efek dari serangan langsung sangat jelas terlihat, mulai dari kerusakan bangunan, kebakaran, sampai bahaya kematian bagi manusia.

7. Contoh Teks Eksplanasi Pelangi

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Pelangi dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Rainbow. Pelangi merupakan suatu peristiwa optik atau sejenis meterologi yang berbentuk cahaya dengan berbagai warna yang antara warna satu dengan warna lainnya bersifat paralel sehingga mewujud di langit atau media yang lain dengan sangat indah. Ketika di langit terjadi yang namanya hujan ringan, maka pelangi biasanya akan terlihat layaknya cahaya yang menuju cakrawala. Selain itu, pelangi yang amat indah juga kerap dijumpai di air terjun.

Deretan Penjelas (Isi)

Munculnya pelangi di cakrawala selama ini sesungguhnya terjadi dengan empat siklus. Salah satunya adalah karena pembiasan matahari. Hal itu dikarenakan, terciptanya pelangi itu sendiri disebabkan karena adanya pembiasan cahaya atau sinar matahari yang dibelokkan ke arah lain dari sebuah medium oleh tetesan air yang ada pada atmosfer bumi. Kemudian, tetesan air itu dilewati oleh sinar matahari. Saat tetesan airnya dilewati oleh sinar matahari, maka cahayanya aka dibiaskan sehingga mampu memunculkan warna warni yang indah dan mampu terpisah secara sendiri-sendiri.

Selanjutnya adalah pembelokan cahaya. Masing-masing warna tersebut nantinya akan dibelokkan menggunakan sudut yang berbeda. Karena itulah pelangi bisa memberikan warna-warna yang sangat memukau. Kemudian mengenai terciptanya warna pelangi. Warna ungu adalah warna yang paling pertama dibelokkan.Sedangkan warna merah menjadi warna yang dibelokkan paling akhir. Kemudian disusul dengan berbagai warna pelangi lainnya misalnya kuning, jingga, biru, hijau dan juga nila.

Penutup (Interpretasi)

Dari fenomena ini, maka Anda bisa melihat pelangi yang sangat lengkap warnanya karena ada geometri optik saat proses penguraian dari warnanya. Ketika hujan yang ringan bersama dengan kemunculan sinar matahari, maka di situlah Anda bisa melihat fenomena pelangi. Namun, itu harus dari arah yang berlawanan dengan Anda. Keberadaan Anda harus tepat di antara posisi matahari di belakang. Sementara pusat dari busur pelangi dan mata Anda harus berada pada garis lurus.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Pelangi merupakan suatu busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi juga dianggap sebagai gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang jelas.

Deretan Penjelas (Isi)

Pelangi dan efek cahaya lain di langit di sebabkan oleh cahaya yang membias dan menyimpang menjauhi partikel. Saat matahari terbenam, langit menjadi merah karena karena sinar matahari lewat melalui atmosfer yang jauh lebih tebal daripada ketika matahari berada tinggi di langit pada siang hari. Pelangi tidak akan tampak pada malam hari atau ketika cuaca mendung. Hal itu terjadi karena pelangi merupakan hasil dari pembiasan cahaya. Pada mulanya cahaya matahari melewati sebuah tetes hujan, kemudian di belokkan atau dibiaskan menuju tengah tetes hujan sehingga memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum.

Penutup (Interpretasi)

Pelangi hanya dapat di lihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan terkesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus. Cahaya dengan panjang gelombang terpendek seperti ungu, terdapat di bagian kurva dan yang memiliki panjang gelombang terpanjang seperti merah terdapat pada bagian luar

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Pelangi adalah salah satu hal paling menakjubkan yang dapat dilihat di langit. Namun, banyak orang tidak tahu bagaimana pelangi terbentuk. Sebagai permulaan, saya akan mulai dengan menjelaskan bagaimana pelangi terbentuk. Pelangi terjadi sebagai hasil pembiasan dan dispersi cahaya putih, saat melewati prisma. Karena sebuah prisma memiliki dua indeks, perbedaannya menyebabkan cahaya berbeda di sudut yang berbeda saat keluar dari prisma. Ini membagi warna putih menjadi banyak komponen, yang merupakan warna yang berbeda. Karena hujan mengandung dua indeks bias, sehingga itu menghasilkan warna yang berbeda ketika terkena sinar matahari. Warna-warna di langit ini adalah apa yang kita lihat sebagai pelangi.

Deretan Penjelas (Isi)

Pelangi hanya dapat terbentuk dalam kondisi beriku. Pertama, matahari harus berada di atas cakrawala dan tidak tertutup oleh awan, gunung, atau hambatan besar lainnya. Kedua, matahari harus cukup rendah di langit. Ketinggian matahari harus di bawah 42 ° untuk membuat pelangi dapat dilihat dari sudut pandang kalian. Udara di seberang matahari harus mengandung banyak tetesan air. Pelangi selalu muncul di langit yang berseberangan dengan Matahari. Jadi, jika Anda membelakangi Matahari, pelangi akan melengkung melintasi langit di depan Anda. Pelangi adalah fenomena optik yang melibatkan tiga proses: refleksi, dispersi, dan refraksi.

Penutup (Interpretasi)

Pelangi tidak akan tampak pada malam hari atau ketika cuaca mendung. Hal itu terjadi karena pelangi merupakan hasil dari pembiasan cahaya. Pelangi hanya dapat di lihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus. Cahaya dengan panjang gelombang terpendek seperti ungu, terdapat di bagian kurva dan yang memiliki panjang gelombang terpanjang seperti merah terdapat pada bagian luar

8. Contoh Teks Eksplanasi Gunung Meletus

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gunung meletus merupakan fenomena alam yang terjadi akibat adanya endapan magma pada perut bumi dan disemburkan oleh gas yang memiliki kekuatan tinggi. Letusan gunung berapi merupakan salah satu bencana alam yang sangat dahsyat. Walaupun begitu, gunung berapi terbentuk oleh letusan yang sangat dahsyatnya itu. Beberapa gunung berapi di Indonesia adalah Gunung Krakatau, Gunung Merapi, Gunung Toba, Gunung Kerinci, Gunung Tambora, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Deretan Penjelas (Isi)

Hampir semua aktivitas gunung berapi berhubungan dengan zona kegempaan yang aktif karena berhubungan langsung dengan batas lempeng bumi. Fenomena gunung meletus diawali dengan aktivitas pada batas lempeng bumi yang mengalami perubahan tekanan dan suhu yang signifikan. Sehingga mampu melelehkan material batuan di sekitarnya itu, yang biasa disebut dengan magma atau cairan pijar. Magma akan mengintrusi material yang berada disekitarnya melalui rekahan-rekahan yang mendekati permukaan bumi.

Magma dibentuk melalui suhu yang sangat panas di dalam perut bumi. Pada kedalaman yang relatif, suhu yang sangat tinggi mampu melelehkan seluruh material yang ada didalam perut bumi. Pada saat material-material ini meleleh maka akan menghasilkan gas yang nantinya akan bercampur dengan magma tersebut. Magma yang akan dikeluarkan oleh gunung meletus terbentuk pada kedalaman kurang lebih 60 sampai 160 KM dibawah permukaan bumi. Kemudian magma yang mengandung gas, berada dibawah tekanan batu-batuan padat yang terdapat disekitar kawah. Tekanan ini menyebabkan magma meletus dan bergerak keluar menuju permukaan bumi.

Gas dan magma ini bersamaan meledak dan membentuk lubang yang biasa disebut dengan lubang utama. Sebagian besar magma dan material vulkanik lainnya kemudian menyembur melalui lubang utama ini. Setelah semburan berhenti, kawah yang menyerupai mangkuk ini biasanya terbentuk pada bagian puncak gunung berapi. Sementara itu, lubang utama berada di dasar kawah tersebut.

Dampak dari letusan gunung berapi terhadap lingkungan dapat berupa dampak positif dan juga dampak negatif. Dampak negatif dari letusan gunung berapi adalah berupa bahaya langsung yang dapat dirasakan oleh manusia dan makhluk hidup yang lainnya. Seperti awan panas, gas beracun, debu vulkanik, dan jatuhan piroklastik yang keluar dari gunung berapi tersebut. Sedangkan bahaya yang tidak langsung setelah erupsi berakhir adalah terjadi hujan lahar, rusaknya lahan pertanian dan perkebunan, serta ancaman berbagai penyakit seperti penyakit saluran pernapasan. Adapun dampak positif yang dapat dirasakan adalah lahan yang subur, material yang keluar dari perut bumi dapat dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat, energi panas bumi, areal wisata alam, dan sumber daya air.

Penutup (Interpretasi)

Oleh karena itu, sampai saat ini gunung berapi masih menjadi sebuah momok yang mengerikan untuk masyarakat. Karena kedahsyatan letusan gunung berapi mampu membelah pulau dan membentuk danau.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gunung meletus terjadi karena adanya endapan magma yang ada di perut bumi kemudian disemburkan oleh gas dengan kekuatan besar. Letusan gunung berapi merupakan salah satu bencana alam yang sangat dahsyat dan memakan banyak korban jiwa. Beberapa gunung berapi di Indonesia adalah Gunung Krakatau, Gunung Merapi, Gunung Toba, Gunung Kerinci, Gunung Tambora, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Deretan Penjelas (Isi)

Nyaris semua gunung berapi berkaitan dengan daerah kegempaan yang aktif, karena berkaitan langsung dengan batas lempeng bumi. Peristiwa alam gunung meletus diawali dengan perubahan tekanan batas lempeng bumi dan perubahan suhu yang signifikan.
Perubahan tekanan batas lempeng bumi dan perubahan suhu membuat material batuan disekitarnya meleleh, biasa kita sebut dengan magma atau cairan pijar. Magma ini akan mengintrusi material disekitarnya melewati rekahan-rekahan menuju permukaan bumi. Suhu yang sangat tinggi bukan hanya mampu melelehkan magma bahkan bisa seluruh material yang berada di dalam perut bumi di kedalaman yang relatif.

Disaat itu juga akan muncul gas yang akan bercampur dengan magma. Magma yang keluar saat gunung meletus terbentuk di kedalaman 60-160 KM dibawah permukaan bumi. Lalu gas yang bercampur dengan magma tersebut berada dibawah tekanan batuan-batuan padat yang ada disekitar kawah. Sehingga tekanan ini membuat gas dan magma bergerak ke permukaan bumi dan meletus secara bersamaan. Dari situ terbentuklah lubang utama. Lubang inilah tempat menyemburnya magma dan material vulkanik lain.

Ketika semburan telah berhenti atau mendingin, biasanya akan terbentuk kawah di bagian puncak gunung yang menyerupai mangkuk dan lubang utama terletak di dasar kawah tersebut. Letusan gunung berapi menyebabkan dampak positif. Dampak positif yang bisa terlihat yaitu lahan di daerah gunung berapi menjadi subur, material yang keluar bisa dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat, sumber daya air, wisata alam, dan energi panas bumi. Hingga sekarang gunung berapi masih menjadi hal yang menyeramkan untuk manusia. Karena luar biasanya gunung berapi sampai bisa mengakibatkan terbentuknya pulau dan danau, bahkan bisa menutupi atmosfer bumi yang menyebabkan perubahan suhu yang ekstrim.

Penutup (Interpretasi)

Selain berdampak positif, gunung meletus berdampak negatif. Dampak negatif yang paling terlihat yaitu bahayanya terhadap manusia dan makhluk hidup di sekitarnya. Karena mengeluarkan gas beracun, awan panas, debu vulkanik, dan bebatuan yang keluar dari gunung yang meletus. Setelah erupsi berakhir terdapat kemungkinan terjadi hujan lahar, rusaknya lahan pertanian dan perkebunan. Bahkan sejarah pernah mencatat pernah ada bencana alam letusan gunung berapi yang mengakibatkan tewasnya ribuan orang dan menyebabkan iklim di dunia berubah. Maka dari itu kita perlu selalu waspada dengan memperhatikan skema peringatan gunung berapi di Indonesia yang diberikan oleh BMKG. Sehingga kita bisa menentukan waktu yang tepat untuk mengungsi apabila terjadi erupsi gunung berapi di sekitar daerah kita.

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Indonesia memiliki cukup banyak jumlah gunung berapi yang masih aktif jika dibandingkan dengan negara lainnya di dunia. Beberapa nama gunung berapi di Indonesia yang sampai sekarang masih aktif adalah Gunung Anak Krakatau, Gunung Toba, Gunung Kerinci, Gunung Tambora, Gunung Merapi, dan masih banyak lagi gunung berapi lainnya baik yang baru-baru saja meletus maupun yang sudah lama tidak meletus namun masih aktif.

Setiap gunung berapi memiliki endapan magma di dalam perutnya, kemudian letusan bisa terjadi ketika adanya gas dari dalam perut bumi yang mendorong endapan magma tersebut keluar melalui kawah di puncak gunung. Aktifnya gunung berapi bisa berupa letusan dengan semburan magma yang tinggi, ada juga yang hanya meluncurkan lelehan magma tanpa disertai dengan adanya letusan. Gunung berapi meletus adalah salah satu bencana alam berbahaya yang beresiko tinggi di Indonesia.

Deretan Penjelas (Isi)

Berbeda dengan gempa bumi, letusan gunung berapi bisa diprediksi meski tingkat akurasinya tentu tidak 100%, namun cukup untuk menjalankan prosedur keamanan agar dampak negatif yang ditimbulkan bisa diminimalisirkan. Salah satu tanda yang bisa diperhatikan untuk mengenali gunung yang akan meletus adalah terdapat aktivitas vulkanik seperti misalnya terjadi perubahan suhu dan juga tekanan yang meningkat secara signifikan pada batas lempeng bumi. Akibat adanya peningkatan suhu dan tekanan, material batuan di sekeliling lempeng tersebut meleleh yang kemudian disebut dengan lava pijar atau magma.

Pembentukan magma di dalam perut gunung berada pada kedalaman sekitar 60 hingga 120 km dari bawah permukaan bumi. Magma yang terbentuk kemudian bercampur dengan gas bumi yang makin lama makin naik melalui jalur di dalam perut gunung. Tekanan udara, magma, dan gas yang makin naik terhalang oleh kawah gunung yang tertutup dengan berbagai material seperti batu dan sebagainya, oleh karena itu terjadilah letusan yang menyebabkan kawah terbuka dan material magma dari dalam bumi keluar melalui lubang kawah tersebut.

Letusan gunung berapi yang mengeluarkan berbagai macam material ke atas permukaan bumi menyebabkan dampak negatif dan juga dampak positif. Dampak negatif yang terjadi adalah biasanya setelah meletus maka akan terjadi hujan abu karena magma membakar segala macam objek dan material yang ada di jalannya kemudian hujan abu tersebut menyebar ke segala arah dan bisa menyebabkan gangguan pada kehidupan manusia termasuk berdampak pada kesehatan. Guguran material berupa batu-batu besar dan pasir juga berbahaya bagi makhluk hidup yang tinggal di sekitar gunung. Gunung meletus juga mengeluarkan gas beracun, awan panas, serta guguran piroklastik yang berbahaya bagi kehidupan manusia. Sedangkan dampak positifnya, letusan gunung berapi menghasilkan berton-ton material seperti pasir, batu, dan mineral lainnya yang bisa bermanfaat ekonomi bagi kehidupan manusia.

Penutup (Interpretasi)

Gunung berapi adalah salah satu bencana alam yang paling mengerikan bagi kehidupan manusia. Beberapa letusan gunung berapi terbesar yang pernah dialami oleh peradaban manusia menyebabkan ribuan korban jiwa berjatuhan, bahkan membuat sinar matahari tidak bisa menembus sampai ke permukaan bumi karena terbentuk awan yang menutupi dan hujan abu yang begitu lebat. Dahsyatnya letusan gunung berapi bahkan bisa mengubah bentuk permukaan bumi seperti memecah pulau dan menciptakan danau.

9. Contoh Teks Eksplanasi Gerhana Bulan

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang sering kita jumpai. Peristiwa alam ini terjadi apabila bulan beroposisi dengan matahari. Namun, oposisi bulan dengan matahari tidak akan selamanya menghasilkan peristiwa gerhana bulan. Mengapa? Sebab kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°. Akan ada saat dimana terjadi perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika, yang kemudian akan menyebabkan munculnya dua titik yang juga dikenal dengan istilah node. Nah, gerhana bulan akan terjadi apabila bulan beroposisi dengan titik nude tersebut. Dibutuhkan sekitar 29,53 hari sampai bulan bergerak dari satu titik ke titik oposisi lainnya.

Deretan Penjelas (Isi)

Faktanya, ketika terjadi gerhana bulan, sebenarnya terkadang penampakan bulan masih dapat terlihat. Hal ini disebabkan karena sinar matahari yang masih tersisa, berbelok menuju arah bulan oleh atmosfer bumi Sinar matahari yang dibelokkan itu tentu memiliki spektrum cahaya kemerahan, yang merupakan alasan mengapa saat peristiwa gerhana bulan, tampilan bulan akan terlihat lebih gelap, biasanya berwarna merah gelap, jingga atau bahkan coklat. Untuk mengamati gerhana bulan, dapat Anda lakukan dengan mata telanjang tanpa adanya bahaya sedikit pun. Pada saat terjadi gerhana bulan, umat Islam yang melihat dan mengamati peristiwa gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf).

Penutup (Interpretasi)

Ketika bayangan bumi menutupi sebagai atau seluruh penampang bulan, maka pada saat itulah akan terjadi gerhana bulan. Terutama ketika bumi menempati posisi di antara matahari dan bulan, dan berada pada satu garis lurus yang sama, yang kemudian membuat sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena dihalangi oleh posisi bumi saat itu.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gerhana bulan adalah sebuah peristiwa dimana terhalangnya sebagian wajah bulan oleh bayang-bayang bumi. Yang membuat bulan seakan hanya separuhnya.

Deretan Penjelas (Isi)

Gerhana bulan terjadi ketika bumi berada di tengah-tengah antara matahari dan bulan. Dimana matahari, bumi, dan bulan terletak pada satu garis sejajar. Sehingga bumi menghalangi bulan untuk mendapat pantulan sinar matahari. Selain itu, terjadinya gerhana bulan juga akibat dari adanya revolusi bulan. Gerhana bulan terjadi pada waktu malam hari dan pada saat fase bulan purnama sedang terjadi. Gerhana ini terjadi dengan jangka waktu 5 sampai 6 jam.

Revolusi bulan selain menyebabkan gerhana bulan, juga menyebabkan terjadinya gerhana matahari. Jika gerhana bulan terjadi karena bumi menghalangi, maka gerhana matahari adalah sebaliknya. Bulanlah yang menghalangi. Pada gerhana matahari susunannya adalah matahari, bulan, dan bintang terletak pada satu garis sejajar. Oleh karena itu, wajah matahari terhalangi oleh bulan, sehingga terjadilah gerhana matahari. Gerhana matahari ini terjadi pada waktu siang hari.

Penutup (Interpretasi)

Terkadang pula gerhana bulan dapat menimbulkan efek bencana alam di bumi. Biasanya efek ini terjadi pada gerhana bulan penumbra. Efek yang ditimbulkan misalnya adalah gelombang laut meninggi, mempengaruhi adanya tanah longsor pada tanah yang tak stabil, cepat terjadi hujan, dan dapat menimbulkan efek gempa. Gerhana bulan tak sering terjadi. Biasanya hanya terjadi beberapa kali dalam setahun. Dan efek-efek gerhana bulan tersebut belum tentu terjadi.

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gerhana bulan merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi ketika terjadi bulan beroposisi dengan matahari. Dengan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5o menyebabkan terjadinya perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika yang menghasilkan dua titik yaitu node. Oposisi antara bulan dan node akan menghasilkan gerhana bulan. Terjadinya gerhana bulan terkadang penampakan bulan masih terlihat yang disebabkan karena adanya sinar matahari yang tersisa yang berbelok menuju arah bulan oleh atmosfer bumi. Hal ini menyebabkan terjadinya perbedaan spektrum warna. Akibatnya bulan akan berwarna kemerahan, jingga hingga coklat ketika sedang terjadi gerhana bulan. Ketika bayangan bumi menutupi sebagian atau seluruh bagian bulan, terutama pada saat matahari bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus yang sema sehingga sinar matahari ke bulan terhalang, hal itulah yang disebut sebagai gerhana bulan.

Deretan Penjelas (Isi)

Gerhana matahari yang terjadi akan dapat dilihat dari berbagai macam daerah di Indonesia dengan jelas. Gerhana matahari tersebut terjadi ketika posisi antara matahari, bulan dan bumi berada dalam satu garis pandang yang sama. fenomena gerhana matahari merupakan sebuah fenomena langka yang hanya terjadi sekali dalam beberapa tahun, puluhan tahun atau bahkan ratusan tahun. Sehingga bukan hal aneh lagi ketika banyak masyarakat mencoba untuk mengabadikan momen langka tersebut. Gerhana matahari tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama hingga beberapa menit. Akibatnya sebagian daerah di Indonesia mengalami gelap untuk beberapa saat.

Penutup (Interpretasi)

Daerah yang gelap tersebut kembali menjadi terang ketika matahari telah kembali beredar pada lintasan orbitnya dan tidak lagi membentuk suatu kelurusan dengan bumi dan bulan. Berdasarkan penjelasan sebelumnya dapat diketahui bahwa fenomena gerhana matahari merupakan fenomena langka yang jarang sekali terjadi. Fenomena tersebut berlangsung cukup lama dan berhasil membuat sebagian daerah di Indonesia mengalami kondisi gelap sesaat.

10. Contoh Teks Eksplanasi Tanah Longsor

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Tanah longsor merupakan suatu fenomena alam dimana terjadi pergerakan massa tanah atau batuan yang terjadi akibat adanya gaya gravitasi. Kejadian tanah longsor sebenarnya dapat diprediksi, namun tidak sedikit orang yang kurang paham akan penyebab dan tandanya sehingga seringkali terlanjur menimbulkan korban.

Deretan Penjelas (Isi)

Fenomena tanah longsor terjadi karena dua faktor yaitu faktor pendorong yang terdiri dari kuat tahan tanah atau batuan itu sendiri dan juga faktor pemicu yang membuat material tersebut dapat bergerak seperti hujan dan pembebanan di atasnya oleh air, tumbuhan atau yang lainnya. Selain itu terjadinya gempa juga dapat memicu terjadinya tanah longsor meskipun tidak sering terjadi.

Penutup (Interpretasi)

Oleh karena itu dapat diketahui bahwa tanah longsor disebabkan oleh dua macam faktor yaitu faktor pendorong dan pemicu. Agar dapat menghindarkan terjadinya korban, baik jiwa dan harta, maka dapat dilakukan dengan melakukan treatment tertentu. Seperti melakukan uji kuat tekan pada tanah atau batuan, pembuatan pipa untuk mengalirkan air hujan agar tidak menjadi beban dan masih banyak lagi lainnya.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Tanah longsor merupakan sebuah peristiwa bencana alam yang terjadi karena adanya pergerakan tanah atau pergerakan massa batuan, sering juga disebut sebagai fenomena amblasnya tanah atau bebatuan dari ketinggian tertentu. Tanah yang longsor memiliki kekuatan yang bisa merusak oleh karena itu fenomena ini termasuk dalam kategori bencana alam. Tanah longsor di Indonesia kerap terjadi ketika sedang musim hujan atau ketika terjadi gempa bumi terutama di pedesaan-pedesaan yang daerah sekitarnya masih banyak bukit dan tebing-tebing batu yang runtuh ketika ada pergerakan tanah.

Deretan Penjelas (Isi)

Secara umum penyebab tanah longsor dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor pemicu dan faktor pendorong. Faktor pemicu adalah penyebab material tanah atau batu bergerak sedangkan faktor pendorong adalah faktor yang menyebabkan kondisi material. Secara khusus, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya tanah longsor di suatu daerah. Misalnya apabila daerah tersebut tanahnya gersang tidak ditumbuhi pepohonan maka ketika terjadi pergerakan tanah, tidak ada yang bisa menahan tanah untuk bergerak sehingga terjadi longsor. Akar-akar tanaman pada pepohonan dan tumbuhan memiliki peran penting sebagai penahan tanah agar tidak mudah erosi dan longsor ke bawah.

Tanah yang gundul ketika terkena hujan maka butiran-butiran hujan yang jatuh ke tanah nantinya akan mengalami penguapan. Setelah air di dalam tanah menguap, bekas air di dalam tanah tersebut menimbulkan rongga-rongga pada permukaan tanah. Pada musim hujan selanjutnya air kemudian bisa masuk ke dalam tanah melalui rongga-rongga dan menimbulkan gerakan lateral yang menjadi pemicu tanah longsor ke bawah karena tertarik oleh gravitasi. Tanah longsor merupakan bencana alam yang bisa menyebabkan kerugian pada kehidupan manusia. Manusia yang tinggal di daerah rawan longsor beresiko bisa kehilangan tempat tinggalnya, nyawanya pun bisa terancam karena tanah yang longsor memiliki pergerakan yang cepat dan bisa langsung menimbun apapun dan siapapun yang ada di bawahnya.

Penutup (Interpretasi)

Tanah longsor adalah bencana yang beresiko menimbulkan kerugian yang besar tapi sebenarnya bisa dicegah dan bisa ditanggulangi. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor bisa mencari tempat tinggal yang lebih aman. Jika tidak memungkinkan maka sebaiknya tanami lahan yang kosong dengan pepohonan agar akarnya bisa jadi penahan tanah. Waspada ketika musim hujan dan segera mengungsi jika dirasa kondisi tanah yang tinggi sudah tidak aman.

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Longsor adalah sebuah peristiwa dimana terjadinya gerakan tanah atau biasa disebut geologi yang terjadi karena adanya pergerakan masa batuan / tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Tanah longsor atau amblas secara garis besar bisa terjadi karena dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor pendorong merupakan faktor yang mempengaruhi kondisi material sendiri, sedangkan faktor pemicu adalah faktor penyebab bergeraknya material tersebut.

Deretan Penjelas (Isi)

Di Indonesia sendiri peristiwa ini hampir sering terjadi. Kebanyakan disebabkan oleh gempa sehingga menggerakkan lempeng bawah tanah sehingga mengakibatkan elemen atau lempeng bawah permukaan menjadi tergeser sehingga menimbulkan pecahan dan terjadinya longsor. Ada banyak hal lagi yang bisa memicu dan menyebabkan terjadinya kelongsoran. Baik itu diakibatkan oleh alam atau karena ulah manusia itu sendiri, diantaranya Tingginya curah hujan, jika musim penghujan dengan durasi lama maka akan terjadi penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar.

Setelah penguapan maka akan muncul pori-pori atau rongga tanah, kemudian terjadi retakan di permukaan, saat hujan air akan menyusup ke bagian yang retak lalu air akan masuk sehingga terakumulasi di bagian dasar lereng, lalu menimbulkan gerakan lateral kemudian terjadilah longsor. Untuk pencegahan terjadinya longsor bisa dengan menggunakan pohon, karena akar pohon akan banyak membantu dengan cara menyerap air hujan sehingga bisa meminimalisir.

Penutup (Interpretasi)

Poin diatas merupakan beberapa penyebab terjadinya kelongsoran. Akibat dari bencana ini tentu tidak sedikit kerugian paling parah adalah korban jiwa, selain itu kerugian materi seperti kehilangan rumah, tanah, harta benda yang harus direlakan karena tetimbun oleh longsoran. Sangat jarang orang dalam longsor bisa menyelamatkan dirinya karena karena kecepatan tanah longsor diperkirakan kecepatannya bisa mencapai 100 km/jam kecepatan yang mustahil untuk lari bagi manusia tanpa peralatan. Selain itu setelah kejadian pun korban selamat tidak sedikit akan mengalami trauma yang mendalam. Jika mendengar suara gemuruh besar di dekat anda maka segeralah lari menuju ketempat atau wilayah dataran stabil. Jangan pergi ke pinggir tebing atau jurang curam karena itu sama saja seperti bunuh diri.

11 Contoh Teks Eksplanasi Gerhana Matahari

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer. Gerhana Matahari dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu Gerhana total terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan.

Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari. Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan.

Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya. Gerhana hibrida bergeser antara gerhana total dan cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang terjadi.

Gerhana Matahari tahun 1999 di Perancis melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari Matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. Mengamati gerhana Matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglasses tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata. Karena cepatnya peredaran Bumi mengitari matahari, gerhana matahari tak mungkin berlangsung lebih dari 7 menit dan 58 detik jadi jika ingin melihatnya lakukan sesegera mungkin.

Deretan Penjelas (Isi)

Gerhana Matahari Cincin terjadi pada tanggal 29 April 2014. Gerhana tersebut dapat dilihat dari wilayah Yogyakarta, Jawa Timur bagian Selatan, Bali dan Nusa Tenggara berupa Gerhana Matahari Sebagian. Gerhana ini dapat dilihat di Australia, Samudera Hindia bagian Selatan dan Antartika. Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian terjadi pada tanggal 23 Oktober 2014. Gerhana tersebut tidak dapat dilihat dari wilayah Indonesia. Gerhana dapat dilihat di Amerika Utara dan Samudera Pasifik bagian Utara

Penutup (Interpretasi)

Jadi berdasarkan penjelasan tersebut, dapat kita cermati bahwa gerhana matahari terjadi karena posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Dan gerhana matahari ini terbagi menjadi empat jenis, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian, gerhana matahari cincin dan gerhana matahari hibrida relatif. Dan pada saat kita melihat gerhana matahari ada baiknya tidak melihatnya secara langsung karena dapat merusak penglihatan. Jadi gunakanlah kaca mata khususnya.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gerhana matahari merupakan salah satu fenomena alam yang langka karena tidak bisa terjadi setiap saat. Bahkan, gerhana matahari menjadi momen yang dinantikan banyak orang; mereka rela menunggu gerhana matahari dan ingin menyaksikannya langsung dengan menggunakan kacamata khusus atau teropong khusus. Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan berada tepat diantara matahari dan bumi dan membentuk satu garis lurus sehingga cahaya matahari tertutup oleh lingkaran bulan. Meski diameter bulan sangat jauh lebih keci dari matahari, namun jarak bulan ke bumi lebih dekat, maka bulan mampu menutup cahaya matahari selama beberapa saat. Jarak bulan ke bumi berkisar sekitar 384.400km, sementara jarak matahari ke bumi berkisar kurang lebih sejauh 149.680.000 kilometer.

Deretan Penjelas (Isi)

Sangat tidak disarankan untuk mengamati gerhana matahari secara langsung karena hal ini sangat membahayakan. Retina mata yang terkena radiasi tinggi yang tak kasat mata dari fotosfer matahari bisa membuat retina mata rusak secara permanen; dampak yang paling parah adalah kebutaan. Oleh karena itu pengamatan gerhana matahari secara langsung membutuhkan peralatan khusus seperti kacamata atau pelindung mata yang mampu menyaring radiasi inframerah dari fotosfer matahari.

Gerhana matahari berlangsung selama kurang dari 8 menit dan rentan waktu tersebut merupakan waktu terbaik dan aman untuk melakukan pengamatan pada saat gerhana matahari sedang berlangsung. Selebihnya, meski gerhana masih terjadi, namun sinar matahari sudah mulai terihat dari tepi lingkarang bulan yang perlahan-lahan mulai bergeser karena rotasi bumi sekaligus rotasi bulan sehingga ketika gerhana telah berlangsung selama hamper 8 menit, maka pengamatan sebaiknya dihentikan karena beresiko merusak retina mata. Gerhana matahari yang terjadi di suatu wilayah akan sangat jauh berbeda dengan yang terjadi diwilayah lain.

Tentu saja hal ini berkenaan dengan posisi antara matahari-bulan-bumi yang tidak akan pernah sama antara wilayah satu dengan wilayah lainnya sehingga bila di daerah A terjadi gerhana matahari total maka belum tentu di daerah B akan mengalami hal serupa; bisa jadi di wilayah B hanya akan ada gerhana matahari cincin. Untuk memahami jenis-jenis gerhana matahari, simak uraian berikut ini:

1. Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total terjadi bila ukuran lingkaran bulan yang menutup lingkaran matahari berukuran sama besar sehingga lingkaran matahari tertutup sempurna pada saat puncak gerhana. Ukuran lingkaran bulan dan matahari ini akan selalu berubah-ubah tergantung posisi dan jarak dari keduanya dengan bumi.

2. Gerhana Matahari Cincin

Berbeda dengan gerhana matahari total, gerhana matahari cincin terjadi apa bila ukuran lingkaran bulan lebih kecil dari ukuran lingkaran matahari sehingga pada saat puncak gerhana, lingkaran matahari tidak sepenuhnya tertutup dan terlihat cahaya keemasan mengelilingi lingkaran bulan. Cahaya keemasan di tepi lingkaran bulan tersebut tampak seperti cincin yang bersinar keemasan.

3. Gerhana Sebagian

Tidak selalu posisi bulan ketika terjadi gerhana matahari berada tepat di tengah dan menutup lingkaran matahari dengan sempurna; kadang-kadang posisi bulan berada lebih tinggi atau lebih rendah sehingga pada saat puncak gerhana, lingkaran matahari tidak sepenuhnya tertutup dan terlihat seperti sabit keemasan. Tentunya gerhana matahari sebagian ini tidak bisa diketahui tanpa menggunakan alat khusus karena meski cahaya matahari hanya mendapatka sedikit celah, namun cahayanya masih terang benderang seperti ketika langit sedang mendung ringan.

4. Gerhana Hibrida

Gerhana matahari hibrida sebetulnya merupakan perpaduan antara gerhana matahari total dengan gerhana matahari cincin karena pada saat gerhana matahari hibrida ini terjadi, pada satu titik di bumi gerhana ini tampak sebagai gerhana matahari total, namun pada titik lain di bumi gerhana ini tampak sebagai gerhana matahari cincin.

Penutup (Interpretasi)

Sangat tidak disarankan untuk melihat gerhana matahari sebetulnya karena tanpa peralatan yang memadai kita tidak bisa menikmati keindahan gerhana matahari sebagaimana yang kita saksikan pada foto atau ulasan-ulasan tentang gerhana matahari. Memang benar sih gerhana matahari itu indah, namun bila kita mencoba untuk melihatnya tanpa bantuan alat khusus, kita hanya akan melihat langit yang berwarna lebih gelap dari biasanya karena mata kita secara otomatis akan menolak untuk memandang langsung ke angkasa. Oleh karena itulah, untuk menghindari resiko kebutaan, sebaiknya kita melihat gerhana matahari dengan menggunakan peralatan khusus. Atau, bila kita ingin ekonomis, kita bisa menyaksikan gerhana matahari melalui siaran televisi atau video documenter karena dengan melalui media tersebut, kita justru akan bisa menangkap keindahan gerhana matahari dengan sejelas-jelasnya tanpa mengalami resiko kerusakan mata.

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan berada di antara bumi danmatahari, kemudian bulan membentuk bayangan di atas bumi. Fenomena gerhana matahari hanya dapat terjadi pada fase bulan baru, saat bulan melewati langsung di antara matahari dan bumi kemudian bayangannya jatuh di atas bumi.

Deretan Penjelas (Isi)

Fenomena gerhana matahari ini akan terjadi lagi pada tanggal 5-6 Januari pada tahun 2019 mendatang,namun termasuk gerhana matahari parsial. Gerhana matahari ini akan terlihat di Asia Timur Laut, Samudera Pasifik, dan di sebagian Alaska. Kemudian, gerhana matahari total akan terjadi pada 2 Juli 2019 di Amerika Selatan. Saat gerhana matahari mulai muncul, yang sebaiknya dilakukan adalah melakukan aktivitas seperti biasa di luar ruangan, selama tidak langsung menatap matahari saat itu juga. Walaupun melihat gerhana matahari sama persis seperti saat tidak terjadi gerhana sama saja, hal ini tetap saja dilarang untuk melihatnya secara langsung.

Penutup (Interpretasi)

Saat gerhana matahari total terjadi, terjadi hal yang menarik yakni dapat melihat cincin berlian atau baily’s bead namun hanya pada wilayah yang dilewati oleh jalur gerhana matahari total saja. Pada saat gerhana matahari total saja juga kita bisa melihat matahari secara langsung, saat piringan bulan menutupi dengan sempurna piringan matahari, lagi-lagi di jalur yang dilewati oleh gerhana langsung.

12. Contoh Teks Eksplanasi Kebakaran Hutan

Contoh 1

Pernyataan Umum (Pembuka)

Setiap tahun pasti kita mendengar berita tentang terjadinya kebakaran hutan. Di Indonesia, kebakaran hutan sering terjadi terutama di pulau Sumatra dan Kalimantan karena dua pulau besar itu masih memiliki hutan yang luas jika dibandingkan dengan pulau lainnya di Indonesia. Kebakaran hutan jelas merupakan suatu masalah sebagaimana kebakaran hutan merupakan perusak hutan yang paling berbahaya maka kebakaran hutan pastinya akan merusak ekosistim dalam hutan yang menyebabkan pohon-pohon dan tanaman lainnya ludes serta kematian hewan-hewan tertentu.

Kebakaran hutan tentunya sangat mengancam tanaman dan satwa langka yang tinggal di dalam hutan itu. Kebakaran hutan tak hanya menjadikan hutan rata dengan tanah dan membunuh aneka satwa yang tinggal di dalamnya namun juga menyebabkan polusi asap yang sangat mengganggu dan bahkan berakibat buruk bagi kesehatan manusia. Asap dari kebakaran hutan ini tak hanya akan mengganggu warga sekitar, namun asap ini bahkan bisa sampai di negara tetangga dan menimbulkan masalah kesehatan di sana.

Deretan Penjelas (Isi)

Salah satu penyebab kebakaran hutan yang paling sering adalah karena ulah manusia meski ada faktor lain seperti misalnya musim kemarau yang terik. Beberapa perusahaan terutama perkebunan sawit cenderung menggunakan metode membakar lahan untuk mempermudah sekaligus mengurangi biaya perisapan lahan. Cara ini semestinya harus dilarang karena sangat merugikan dan berbahaya, namun demikian hal ini tetap saja terjadi.

Kenapa demikian? Perusahaan minyak sawit yang memiliki kebun sendiri merupakan salah satu sektor industry yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, memberi pemasukan devisa negara, sekaligus menjadi produsen bahan pokok minyak yang paling dibutuhkan pasar, oleh karena itulah perusahaan ini kuat posisinya. Sehingga, bila kemudian perusahaan ini membuka lahan dengan cara yang curang sekalipun, pemerintah tetap akan kesulitan untuk menindak tegas perusahaan tersebut.

Permasalahannya adalah sekalinya perusahaan ini mogok, maka imbasnya adalah perekonomian negara, permintaan pasar, dan tenaga kerja yang terancam menjadi pengangguran. Dengan demikian, wajar sekali bila setiap tahun atau setiap musim kemarau kita semua menjumpai berita tentang kebakaran hutan yang jika ditelusuri lebih lanjut, penyebabnya adalah manusia yang membuka lahan, baik untuk perkebunan sawit atau pertanian lainnya, dengan cara membakar hutan.

Penutup (Interpretasi)

Kebakaran hutan menyebabkan dampak dan kerugian yang tidak terkira sehingga bencana ini tidak bisa diremehkan. Oleh karena itulah sudah menjadi tanggung jawab bersama dan perlu dilakukan kerjasama yang baik antara pihak negara, masyarakat dan pihak-pihak tertentu untuk menjaga kelestaria hutan demi kehidupan yang lebih baik.

Contoh 2

Pernyataan Umum (Pembuka)

Kebakaran hutan, baik yang disebabkan oleh manusia atau terjadi secara alami, bertanggungjawab terhadap hilangnya ekosistem hutan. Pembakaran hutan adalah metode lama yang digunakan untuk membuka lahan untuk pertanian dan penggunaan lainnya, serta masih banyak digunakan di banyak negara. Ini menjadi perhatian bukan hanya karena ancaman tambahan terhadap keanekaragaman hayati dan sistem alam lainnya, tetapi kebakaran hutan juga merupakan penghasil utama karbon dioksida yang berbahaya apabila dihirup oleh manusia dan hewan secara terus menerus.

Deretan Penjelas (Isi)

Kebakaran hutan bisa jadi merupakan kejadian alami serta berperan penting dalam siklus ekosistem di hutan. Alam yang luas bersifat dinamis dan berubah-ubah dalam menanggapi respons terhadap variasi iklim dan gangguan alam lainnya, seperti kebakaran hutan yang disebabkan oleh sambaran petir. Banyak spesies tumbuhan yang telah berevolusi dari kebakaran hutan itu, dan kebakaran hutan yang berkala dapat berkontribusi pada kesehatan ekosistem hutan secara keseluruhan. Kebakaran hutan biasanya bergerak melalui pembakaran cabang-cabang yang kecil sehingga dapat membersihkan kayu-kayu yang mati dari alas hutan dan dapat memberikan regenerasi tumbuhan yang lain menjadi ideal.

Hal ini juga dapat membuka lebih banyak ruang bagi makhluk hidup yang lebih suka hidup dalam ruang yang relatif terbuka, tidak tertutup pepohonan. Setelah api membakar habis pohon-pohon, lalu serangkaian respons ekologis (suksesi) dimulai. Setelah hutan hangus, maka spesies pionir mulai tumbuh dengan cepat, biasanya adalah rumput dan gulma. Lalu diikuti oleh spesies tanaman lain yang lebih tinggi dan lebih lambat tumbuhnya. Pohon pertama yang seringkali muncul ialah jenis pinus kecil. Proses suksesi ini dimulai dengan cepat tetapi dapat mengambil waktu yang sangat lama hingga ratusan tahun.

Penutup (Interpretasi)

Realitas ini telah membawa pengertian yang lebih besar tentang pentingnya memahami bagaimana hutan harus dikelola untuk memastikan keseimbangan dan keberlanjutan dari ekosistem hutan. Praktik saat ini menggunakan kombinasi tindakan penahanan dalam upaya untuk menyeimbangkan pentingnya kebakaran berkala untuk kesehatan ekosistem dan bahaya kebakaran yang tidak terkendali bagi masyarakat manusia.

Contoh 3

Pernyataan Umum (Pembuka)

Bahaya yang paling umum di hutan adalah kebakaran hutan. Kebakaran hutan sama tuanya dengan hutan itu sendiri. Mereka menimbulkan ancaman tidak hanya bagi kekayaan hutan tetapi juga bagi seluruh kehidupan terhadap fauna dan flora yang secara serius mengganggu keanekaragaman hayati dan ekologi serta lingkungan suatu daerah. Selama musim panas, ketika tidak ada hujan selama berbulan-bulan, hutan menjadi berserakan dengan daun-daun tua yang kering, yang bisa terbakar dengan api yang dipicu oleh percikan api sekecil apa pun. Hutan Kalimantan telah terbakar secara teratur selama beberapa musim panas terakhir, dengan hilangnya tutupan vegetasi yang sangat besar di wilayah tersebut.

Deretan Penjelas (Isi)

Kebakaran hutan disebabkan oleh sebab-sebab alami serta sebab-sebab yang disebabkan oleh manusia. Penyebab alami ini dimulai dari penyebab alami seperti petir yang membakar pohon. Namun, hujan memadamkan api seperti itu tanpa menyebabkan banyak kerusakan. Temperatur dan kekeringan atmosfer yang tinggi (kelembaban rendah) memberikan kondisi yang baik untuk memercikan api. Sedangkan, kebakaran hutan yang penyebab buatan manusia disebabkan ketika sumber api seperti nyala api, rokok atau bidi, percikan listrik atau sumber pengapian bersentuhan dengan bahan yang mudah terbakar. Ada banyak motif yang dapat menyebabkan kebakaran hutan oleh manusia, seperti pembukaan lahan hutan untuk industri atau yang lainnya.

Jenis-jenis kebakaran hutan adalah sebagai berikut

  • Api Permukaan – Kebakaran hutan dapat membakar terutama sebagai api permukaan, menyebar di sepanjang tanah serta serasah permukaan (daun tua dan ranting dan rumput kering dll) di dasar hutan dan ditelan oleh api yang menyebar.
  • Api Tanah – Api dengan intensitas rendah, memakan bahan organik di bawahnya dan serasah permukaan dasar hutan dikelompokkan menjadi api tanah. Api ini menyebar dengan mengkonsumsi bahan-bahan tersebut. Kebakaran ini biasanya menyebar seluruhnya di bawah tanah dan membakar beberapa meter di bawah permukaan. Kebakaran ini menyebar sangat lambat dan dalam sebagian besar kasus menjadi sangat sulit untuk mendeteksi dan mengendalikan jenis kebakaran semacam itu. Mereka mungkin terus membakar selama berbulan-bulan dan menghancurkan vegetatif tanah.
  • Kebakaran Tanah – Kebakaran ini adalah kebakaran di bawah permukaan bahan bakar organik, seperti lapisan duff di bawah tegakan hutan, tundra atau taiga Arktik, dan tanah organik rawa. Tidak ada perbedaan yang jelas antara kebakaran bawah tanah dan kebakaran tanah. Api yang menyala di bawah tanah terkadang berubah menjadi Api tanah. Api ini membakar akar dan bahan lainnya di atau di bawah permukaan yaitu membakar pertumbuhan herba di lantai hutan bersama dengan lapisan bahan organik dalam berbagai tahap pembusukan. Mereka lebih merusak daripada kebakaran permukaan, karena mereka dapat menghancurkan vegetasi sepenuhnya. Kebakaran tanah membakar di bawah permukaan dengan pembakaran yang membara dan lebih sering dinyalakan oleh kebakaran permukaan.
  • Mahkota Api – Mahkota api adalah salah satu di mana mahkota pohon dan semak terbakar, sering ditopang oleh api permukaan. Kebakaran tajuk sangat berbahaya di hutan konifera karena bahan getah yang dikeluarkan dari kayu bakar terbakar dengan sangat marah. Pada lereng bukit, jika api mulai menurun, api itu menyebar dengan cepat karena udara panas yang bersebelahan dengan lereng cenderung mengalir ke atas lereng yang menyebarkan api bersama dengannya. Jika api mulai menanjak, kemungkinannya kecil menyebar ke bawah.
  • Badai api – Di antara kebakaran hutan, api yang menyebar paling cepat adalah badai api, yang merupakan kebakaran hebat di wilayah yang luas. Saat api membakar, panas naik dan udara masuk, menyebabkan api tumbuh. Lebih banyak udara membuat api berputar dengan keras seperti badai. Api terbang keluar dari pangkalan dan membakar bara memuntahkan bagian atas twister berapi-api, mulai kebakaran kecil di sekitarnya. Suhu di dalam badai ini bisa mencapai sekitar 2.000 derajat Fahrenheit.
Penutup (Interpretasi)

Kebakaran hutan biasanya bersifat musiman. Mereka biasanya mulai pada musim kemarau dan dapat dicegah dengan tindakan pencegahan yang memadai. Rencana Lima Tahun berturut-turut telah menyediakan dana untuk memerangi hutan. Selama periode kemarau, api dicegah di musim panas melalui pemindahan sampah hutan di sepanjang batas hutan. Ini disebut “Jalur Api Hutan”. Jalur ini digunakan untuk mencegah kebakaran dari hutan ke hutan dari satu daerah ke daerah lain. Sampah yang dikumpulkan dibakar dan diisolasi. Umumnya, api menyebar hanya jika ada pasokan bahan bakar (vegetasi kering) di sepanjang jalurnya. Karena itu, cara terbaik untuk mengendalikan kebakaran hutan adalah mencegah penyebarannya, yang dapat dilakukan dengan membuat sekat bakar dalam bentuk pembukaan parit kecil di hutan.

***

Demikianlah ulasan mengenai pengertian, ciri, struktur, hingga contoh teks eksplanasi yang bisa kami bagikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi belajar anda.

Baca juga: Pengertian Majas Alegori, Ciri-ciri dan Contoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *