Teks Prosedur Kompleks : Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri, Kaidah Kebahasaan & Contoh

Teks prosedur kompleks menjadi salah satu materi bahasa Indonesia yang akan kamu pelajari ketika duduk di bangku kelas 10 Sekolah Menengah Atas.

Lalu apa sih teks prosedur kompleks itu? Apa tujuan penulisannya? Bagaimana strukturnya dan apa ciri-cirinya? Serta ada tidak contoh yang bisa dipelajari?

Nah, kali ini Jadijuara akan mengajak anda untuk mempelajari materi tentang teks prosedur kompleks. Kita mulai dari pengertian, kemudian juga apa sebenarnya tujuan penulisan teks jenis iniini.

Selain itu, anda juga bisa memahami seperti apa struktur teks prosedur kompleks, kaidah kebahasaan serta anda juga bisa mempelajari contohnya agar anda dapat memahami materi ini lebih komprehensif lagi.

Teks Prosedur Kompleks
Teks Prosedur Kompleks

Teks Prosedur Kompleks

Berikut ini Jadijuara ulas lengkap untuk anda apa saja materi yang sebaiknya anda kuasai mengenai teks prosedur kompleks ini. Yuk kita mulai dari pengertiannya:

1. Pengertian Teks Prosedur Kompleks

Apa sih pengertian teks prosedur kompleks itu sebenarnya? 

Pengertian teks prosedur kompleks adalah suatu teks yang menjelaskan prosedur, tahapan atau langkah-langkah dalam melakukan sesuatu hal, baik melakukan suatu aktivitas tertentu atau pun membuat sesuatu yang penyajiannya dengan urut.

Nah, jadi sederhana sekali ya pengertiannya. Bagaimana apa sudah cukup jelas pengertian dari teks prosedur komplek ini?

Dan yang tidak kalah penting lagi, informasi di dalam teks jenis ini disajikan dalam urutan peristiwa yang masuk akal.

2. Tujuan 

Lalu apa tujuan dari penulisan teks prosedur kompleks ini?

Nah untuk tujuannya, penulisan teks jenis ini memiliki tujuan yaitu untuk memberikan penjelasan atau memberi petunjuk tentang langkah-langkah atau tahapan dalam mengerjakan suatu hal dengan berurutan sehingga dapat selesai.

3. Ciri-ciri 

Seperti apa ciri-ciri teks prosedur kompleks ini? Nah, berbeda dengan teks lainnya seperti teks ulasan, teks berita, maupun teks lainnya, teks jenis ini memiliki ciri-ciri umum berupa:

  • Berisikan langkah-langkah
  • Bersifat objektif
  • Bersifat aktual dan akurat
  • Langkah berkelanjutan dengan penjelasan
  • Menggunakan syarat/pilihan
  • Bersifat universal
  • Bersifat logis
  • Disusun secara informatif
  • Dijelaskan secara mendetail

Bagaimana? Ciri-cirinya sangat spesifik bukan? Jadi kita bisa membedakan antara teks jenis ini dengan teks lainnya yang sudah admin sebutkan di atas tadi.

4. Struktur 

Sebagaimana teks lainnya teks prosedur ini juga memiliki struktur khusus. Dimana sturkturnya terdiri atau tersusun atas 3 poin, diantaranya tujuan, material, dan langkah-langkah. Berikut ini penjelasan lengkap tentang 3 poin tersebut:

  • Bagian tujuan – Pada bagian tujuan ini berisi tujuan dibuatnya teks prosedur tersebut atau hasil akhir yang akan diperoleh (biasanya berupa judul). Contohnya: cara mengurus kartu pelajar
  • Bagian material – Pada bagian material ini akan memberikan informasi tentang alat atau bahan yang dibutuhkan, tetapi tidak semua teks prosedur mempunyai bagian ini, biasanya bagian material ada di resep masakan.
  • Bagian langkah-langkah – Bagian terakhir adalah langkah-langkah atau prosedur yang akan menjabarkan bagaimana cara-cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Bagian ini tidak dapat diubah urutannya, karena memang harus berurutan.

5. Kaidah Kebahasaan

Selanjutnya ada bagian kaidah kebahasaan, dimana kaidah kebahasaan ini memiliki ciri yang menonjol dan berbeda dengan teks lainnya, dimana biasanya terdapat banyak konjungsi, terdapat kalimat perintah, verba imperatif, verba material dan tingkah laku, dan partisipan manusia secara umum. Berikut penjelasannya:

  • Konjungsi – Konjungsi ini berfungsi untuk menyatakan waktu (kegiatan), seperti kemudian, setelah itu, lalu, dan selanjutnya.
  • Kata kerja imperatif (perintah) – Nah kata kerja perintah ini berfungsi untuk menyatakan perintah, keharusan, atau larangan.
  • Verba material dan tingkah laku – Kata kerja material mengacu pada tindakan fisik, sedangkan verba tingkah laku merupakan tindakan yang dilakukan dengan ungkapan.
  • Partisipan manusia – Sedangkan partisipasi manusia ini berfungsi untuk memeriksa apakah teks prosedur kompleks yang disunting terdapat partisipan manusia dan partisipan manusianya bukan secara khusus.

6. Contoh Teks Prosedur Kompleks

Agar kita bisa memahami lebih komprehensif lagi, tentu kita harus menyimak bagaimana contoh teks prosedur kompleks tersebut, jangan sampai pemahaman kita hanya sebatas materi saja.

Untuk lebih mudah memahami materi ini, berikut ini Jadijuara sajikan 3 contohnya teks prosedur kompleks untuk anda:

a. Cara Membuat Getuk Lindri

Siapa sih yang tidak kenal dengan panganan tradisional yang berasal dari Jawa Tengah. Makanan yang terbuat dari singkong ini sangat diminati oleh semua kalangan. Getuk lindri seringkali disajikan dengan taburan kelapa yang diparut sehingga membuat rasanya semakin gurih dan enak. Untuk membuatnya sendiri, berikut cara dan langkah-langkahnya:

Bahan
  • 1 Kg singkong yang dapat dikonsumsi (bukan singkong racun)
  • 1 Sendok teh garam dapur halus
  • 300 gram gula pasir
  • Pewarna makanan sesuai kebutuhan atau disesuaikan dengan banyaknya singkong.
Bahan Taburan
  • 1 Buah kelapa tua yang diparut terlebih dahulu
  • 1/2 sendok teh garam dapur halus
Langkah-langkah Membuat
  • Singkong terlebih dahulu dibersihkan dari kulitnya dengan cara dikupas memakai pisau, kemudian dibersihkan dengan air.
  • Lalu potong-potong singkong yang telah bersih sesuai keinginan
  • Kemudian, rebuslah singkong dalam air yang mendidih sampai matang dan empuk lalu angkah dan dinginkan
  • Jika sudah dingin, singkong kemudian dihaluskan dengan cara ditumbuk
  • Lalu, masukkan gula pasir dan garam dapur, dan di uleni dengan tangan sampai tercampur merata
  • Bagilah adonan singkong menjadi beberapa bagian, kemudian teteskan pewarna makanan sesuai keinginan dan aduk kembali hingga warna tercampur dengan rata
  • Cetak adonan singkong dengan cetakan getuk lindri, dan sisihkan agar tidak tercampur dengan adonan
  • Campurkan kelapa yang sudah diparut tadi dengan garam, aduk sampai merata dan kukus sebentar
  • Setelah itu angkat dan sajikan getuk lindri dengan taburan kelapa parut
  • Getuk lindri siap untuk disantap bersama segelas teh atau kopi.

b. Cara Membuat Omelet Kentang

Contoh selanjutnya adalah bagaimana cara membuat omelet kentang.

Bahan-bahan:
  • 1 buahkentang mentah diparut
  • 3 butirtelur ayam kampung
  • 1/2 buahbawang bombai diiris
  • 1 buahbawang merah
  • 2 batangdaun seledri iris tipis
  • 3 sdttepung terigu
  • mentega untuk menggoreng
Langkah-langkah membuat:
  1. Siapkan bahan-bahan di wadah : parutan kentang, irisan bawang bombai, seledri, dan bawang merah.
  2. Kemudian masukkan tepung terigu dan telur, garam serta merica, kecap asin, lalu aduk rata hingga semua bahan tercampur.
  3. Panaskan wajan tahan panas, masukkan mentega, ratakan mentega yang telah mencair diseluruh permukaan wajan. Dengan api kecil, masak omelet hingga matang. Terakhir angkat dan sajikan dengan saus sambal serta mayones.

7. Kesimpulan

Dari materi yang sudah dijabarkan di atas, dapat kita simpulkan teks prosedur kompleks harus dibuat dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan nya seperti contoh yang kami sertakan diatas. Yang paling penting langkah-langkah harus berurutan.

Intinya bahwa teks jenis ini harus dibuat atau disusun dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan struktur serta tidak melupakan langkah penulisan dalam membuat teks ini karena demi menciptakan teks prosedur yang baik dan benar.

***

Demikianlah materi tentang teks prosedur kompleks yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk anda yang sedang mempelajarinya.

Baca juga: Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri, Tujuan, Contoh Dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *